Hari Buruh, Polisi di Garut Kawal Ketat Aksi Unjuk Rasa

  • 01 Mei 2026 19:57 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut –Ratusan buruh dari berbagai perusahaan di Kabupaten Garut melakukan aksi unjuk rasa dalam momentum peringatan Hari Buruh (May Day) pada 1 Mei 2026. Ratusan massa yang mulai bergerak dari Simpang Lima Tarogong Garut tersebut dikawal ketat aparat kepolisian Polres Garut.

Dalam aksi unjuk rasa damai tersebut Ratusan buruh menyampaikan aspirasi tuntutannya, sedikitnya ada enam poin tuntutan yahg disampaikan kalangan buruh dari berbagai aliansi atau organisasi buruh, salah satu dari KASBI Garut.Aksi unjuk rasa hari Peringatan Hari Buruh itu sempat memacetkan jalur Tarogong menuju arah Kota Garut.

Kapolres Garut AKBP.Yugi Bayu Hendarto mengatakan, pengamanan dilakukan dengan cara pendekatan humanis dan prefentif sehingga aksi unjuk rasa berjalan aman dan kondusif."Jauh hari sebelumnya kami sudah melakukan berbagai pemetaan pengamanan agar aksi unjuk rasa bisa berjalan kondusif,"katanya, di Garut, Jumat, 1 Mei 2026.

Ia menyampaikan, pengamanan humanis ditunjukan dengan membagi-bagikan bantuan sembako kepada para buruh, serta menyediakan maknana ringan dan air minum bagi pengunjuk rasa." Ini sebagai bentuk kepedulian kami untuk para peserta aksi dan bagian dari pengamannan humanis yang ditunjukan oleh anggota kami,"ujarnya.

“Kami dari Polres Garut berkomitmen melaksanakan pengamanan kegiatan Hari Buruh ini secara humanis dan profesional. Kehadiran kami adalah untuk memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memberikan ruang bagi para buruh untuk menyampaikan aspirasi secara damai.” katanya.

Setelah menyampaikan aspirasi di Simpang Lima, massa aksi kemudian bergerak menuju Lapang Setda Garut untuk melaksanakan audiensi.

Kegiatan audiensi tersebut diterima langsung oleh unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Garut.

Pengamanan yang dilakukan oleh jajaran kepolisian berlangsung secara humanis dan persuasif, sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan kondusif.

"Kami berharap kehadiran kami yang mengedepankan pendekatan dialogis berharap bisa menciptakan suasana yang aman, sekaligus memberikan ruang bagi para buruh untuk menyampaikan aspirasi mereka secara damai,"ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....