Ancaman PHK Jadi Sorotan May Day 2026, Jawa Barat Paling Rentan

  • 01 Mei 2026 18:19 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID Bandung – Ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) menjadi sorotan bagi buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang digelar di Monumen Nasional, Jumat 1 Mei 2026. Jawa Barat yang memiliki banyak kawasan industri menjadi salah satu yang paling rentan.

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Barat, Roy Jinto, menyebut isu PHK yang diangkat dalam May Day kali ini merupakan persoalan nasional, meski beberapa daerah seperti Jawa Barat memiliki angka yang lebih tinggi.

“Kalau May Day kan isunya jadi isu nasional karena ini adalah perayaan buruh internasional dan dirayakan secara nasional maka yang diusung memang tidak isu lokal tetapi adalah isu nasional,” ujar Roy, Jumat 1 Mei 2026 kepada RRI.

Roy menjelaskan, tingginya angka PHK beberapa waktu belakangan ini di Jawa Barat tidak terlepas dari besarnya sektor industri di wilayah tersebut.

“Memang kalau kita berbicara PHK ya data yang kita terima memang Jawa Barat terbesar karena industri yang besar di Jawa Barat memang data PHKnya lebih besar daripada provinsi-provinsi lain,” kata Roy menjelaskan.

Selain itu, ia menambahkan ancaman PHK saat ini juga dipengaruhi kondisi global. Diantaranya termasuk dinamika yang terjadi di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada industri di dalam negeri.

“Kalau mengenai ancaman PHK tadi juga kita sampaikan bahwa ancaman PHK itu bukan hanya di Jawa Barat tetapi dampak yang hari ini terjadi di Timur Tengah tentu akan berdampak terhadap industri yang mengakibatkan bisa terjadinya PHK yang besar,” katanya.

Pemerintah sendiri disebut telah menyiapkan satuan tugas (satgas) PHK guna melakukan mitigasi dan pencegahan. Roy berharap satgas itu bisa melakukan mitigasi PHK.

“Maka satgas PHK tersebut untuk melakukan mitigasi yang tadi disampaikan Pak Presiden untuk pencegahan PHK dan memberikan rekomendasi-rekomendasi kepada pemerintah yang harus diambil langkah-langkah konkretnya,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....