Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia Kampanyekan Kurangi Sampah Plastik

  • 01 Mei 2026 07:25 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Persoalan sampah plastik di Bandung hingga tingkat nasional masih menjadi tantangan serius yang belum sepenuhnya teratasi. Kondisi ini mendorong berbagai pihak untuk mencari solusi konkret, terutama dalam momentum kegiatan keagamaan seperti Idul Adha yang identik dengan peningkatan limbah.

Selama tujuh tahun terakhir, Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia terus mengampanyekan gerakan “Kurban Asik Tanpa Plastik” sebagai upaya mengurangi penggunaan plastik dalam distribusi daging kurban. Gerakan ini menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Ketua Dewan Daerah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Wahli) Jawa Barat sekaligus Ketua FK3I Nasional, Dedi Kurniawan, menyatakan bahwa persoalan sampah plastik tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak saja. Ia menegaskan perlunya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Selama ini pengurangan sampah plastik masih sulit dikendalikan karena belum adanya dorongan kebijakan yang kuat dan kesadaran bersama dari semua pihak,” ujar Dedi kepada RRI, Jumat 1 Mri 2026. Ia menambahkan bahwa momentum kurban harus dimanfaatkan sebagai ruang edukasi lingkungan.



Melalui program ini, FK3I juga berupaya membantu petani dan peternak menjual hewan kurban dengan harga layak agar tidak terjebak praktik tengkulak. Selain itu, panitia kurban didorong untuk menggunakan kemasan ramah lingkungan sebagai pengganti plastik.

Tidak hanya itu, panitia juga dianjurkan membuat sistem pengelolaan limbah seperti septic tank khusus untuk menampung darah dan sisa kotoran hewan kurban. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah pencemaran sungai dan tanah di sekitar lokasi penyembelihan.

“Kurban Asik Tanpa Plastik bukan sekadar jargon, tetapi gerakan untuk membangun kesadaran akan pentingnya kebersihan, kesehatan, dan pengurangan sampah,” jelasnya.

Ia pun berharap dukungan dari Majelis Ulama Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional, serta pengurus masjid agar gerakan ini dapat menjadi pola baru dalam pelaksanaan ibadah kurban.


Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....