Pernikahan Usia Dini di Cimahi Turun Drastis dalam Lima Tahun Terakhir

  • 29 Apr 2026 12:05 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Tren pernikahan usia sekolah di bawah 19 tahun di Kota Cimahi menunjukkan penurunan signifikan dalam lima tahun terakhir. Setelah sempat melonjak pada masa pandemi 2020, angka tersebut kini terus merosot hingga 2025.

Pada 2020, tercatat 123 pasangan menikah di bawah usia 19 tahun, terdiri dari 73 perempuan dan 50 laki-laki. Angka tersebut kemudian turun menjadi 100 pasangan pada 2021 dengan komposisi 60 perempuan dan 40 laki-laki.

Penurunan berlanjut pada 2022 menjadi 70 pasangan, dengan rincian 54 perempuan dan 16 laki-laki. Tren tersebut semakin menguat pada 2023 yang hanya mencatat 49 pasangan, didominasi 38 perempuan dan 11 laki-laki.

Pada 2024, jumlahnya kembali turun menjadi 26 pasangan, terdiri dari 21 perempuan dan 5 laki-laki. Memasuki 2025, angka tersebut anjlok drastis menjadi hanya 7 pasangan.

Kepala Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kota Cimahi, Budi Ali Hidayat, menyebut penurunan ini merupakan yang paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Tahun 2025 justru sangat turun ya, sebanyak 7 pasangan yang pernikahan di bawah 19 tahun, dan didominasi oleh perempuan.” ujar Budi, Selasa 28 April 2026.

Ia menjelaskan, data tersebut bersumber dari Sistem Informasi Manajemen Pernikahan (SIMKAH) milik Kementerian Agama RI. Sistem ini mencatat seluruh pernikahan secara administratif dan memungkinkan deteksi usia pasangan secara akurat.

Menurut Budi, kategori pernikahan usia sekolah umumnya terjadi pada remaja yang masih berada di jenjang pendidikan dasar hingga menengah atas. Hal ini menjadi perhatian karena berkaitan dengan keberlanjutan pendidikan dan kesiapan mental pasangan.

“Nah itu biasanya di bawah usia 19 tahun, dan untuk di Kota Cimahi mengalami penurunan yang sangat signifikan.” katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....