Tren Positif Pendapatan Daerah, Ini Catatan Bapenda Kab.Bandung

  • 26 Apr 2026 12:00 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Kepala Bapenda Kabupaten Bandung, H. Erwan Kusuma Hermawan, S.Sos., M.Si., mengatakan secara umum realisasi pendapatan daerah tahun 2025 menunjukkan kinerja yang baik. Meski belum sepenuhnya mencapai target, capaian ini mencerminkan upaya optimalisasi yang terus kami lakukan, terutama dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Indikator Kinerja Lampaui Target

Dalam indikator kinerja utama, Bapenda juga mencatat hasil yang menggembirakan. Persentase kontribusi pajak daerah terhadap PAD mencapai 58,97 persen, melampaui target 50,40 persen dengan capaian 117 persen.

Selain itu, rasio pajak daerah terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai 0,60 persen dari target 0,50 persen atau setara capaian 120 persen. Menurut Erwan, capaian tersebut tidak lepas dari berbagai inovasi, termasuk digitalisasi layanan perpajakan daerah.

“Kami terus mendorong transformasi digital dalam sistem perpajakan. Itu mulai dari pembayaran hingga pengawasan. Hal ini terbukti mampu meningkatkan efektivitas dan transparansi,” katanya, Minggu 26 April 2026.

Dari sisi belanja, Bapenda Kabupaten Bandung mencatat realisasi anggaran sebesar Rp99,17 miliar atau 91,52 persen dari total anggaran Rp108,36 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung dua program utama, sembilan kegiatan, dan 56 sub kegiatan yang berfokus pada pengelolaan pendapatan daerah serta peningkatan layanan kepada masyarakat.

Meski capaian cukup positif, Bapenda mengakui masih terdapat sejumlah kendala, di antaranya belum optimalnya pajak dari sektor parkir, restoran, serta pajak berbasis potensi wilayah. Selain itu, masih rendahnya kesadaran sebagian wajib pajak dan keterbatasan data menjadi tantangan tersendiri.

Untuk mengatasi hal tersebut, Bapenda terus melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pajak, termasuk melalui kerja sama dengan berbagai pihak serta penguatan regulasi daerah. “Kami akan terus memperluas basis pajak, meningkatkan pengawasan, serta memperkuat sistem digital agar potensi pendapatan daerah bisa tergali lebih optimal,” ujar Erwan.

Ke depan, Bapenda Kabupaten Bandung juga menargetkan peningkatan PAD melalui inovasi layanan, integrasi data, serta pemanfaatan teknologi. Hal itu guna mendukung terwujudnya tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....