Pemkot Bandung Gelar Pameran Milestone di Micro Library Alun-Alun

  • 24 Apr 2026 13:06 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota Bandung resmi membuka pameran bertajuk Bandung Milestone di Micro Library Perpustakaan yang berlokasi di kawasan Alun-Alun Kota Bandung, Jumat 24 April 2026. Pameran ini menjadi bagian dari refleksi sejarah sekaligus peringatan 80 tahun Konferensi Asia Afrika.

‎Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan pameran ini merupakan respons atas peluncuran buku foto dan pameran yang sebelumnya digelar Menteri Kebudayaan di Hotel Homan pada akhir pekan lalu. Melalui pameran ini, Pemkot Bandung ingin menghadirkan kembali jejak sejarah perjuangan bangsa yang berakar dari Kota Bandung.

‎“Ini adalah Bandung Milestone, di mana kami menampilkan berbagai arsip yang telah diolah, baik data maupun visualnya menggunakan teknologi AI, kemudian dikonfirmasi dengan para ahli. Dari sini kita bisa melihat bagaimana jejak perjuangan dan pergerakan kebangsaan yang berawal dari Bandung hingga mencapai puncaknya pada Konferensi Asia Afrika tahun 1955,” ujar Farhan usai acara Micro Library Perpustakaan yang berlokasi di kawasan Alun-Alun Kota Bandung, Jumat 24 April 2026

‎Ia menegaskan, Bandung memiliki peran penting dalam sejarah pergerakan nasional hingga menjadi tuan rumah gerakan kemerdekaan negara-negara Global South. Berbagai peristiwa besar seperti Bandung Lautan Api hingga Konferensi Asia Afrika menjadi bukti kuat posisi strategis Bandung dalam perjalanan bangsa Indonesia.

‎Pameran ini juga menghadirkan kisah dan peran tokoh-tokoh penting dalam sejarah pergerakan nasional, seperti Abdul Muis, Haji Juanda, Otto Iskandar di Nata, hingga tokoh lainnya yang namanya diabadikan menjadi nama jalan di Kota Bandung. Pengunjung dapat memahami latar belakang dan kontribusi para tokoh tersebut dalam perjuangan kemerdekaan.

‎“Silakan datang jika ingin mengetahui siapa saja tokoh di balik pergerakan kebangsaan dari Bandung, termasuk alasan mengapa nama-nama mereka diabadikan sebagai nama jalan,” tambahnya.


‎Pameran Bandung Milestone ini terbuka untuk umum secara gratis dan berlangsung hingga 16 Mei 2026. Masyarakat, termasuk pelajar, diundang untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai sarana edukasi sejarah.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Bandung, Dewi Kenny Kaniasari, menjelaskan bahwa pameran ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah digelar pada September 2025 lalu.

‎“Pameran ini bertujuan menceritakan perjalanan sejarah Kota Bandung, terutama peristiwa-peristiwa penting yang memberikan dampak besar bagi masyarakat. Ini adalah bagian dari milestone Bandung,” ucapnya.

‎Kenny menambahkan, pameran ini akan menjadi agenda rutin yang digelar setiap tahun dengan tema yang berbeda. Setelah edisi April 2026, pameran berikutnya direncanakan kembali hadir pada September 2026 dengan konsep tematik yang baru.

‎“Karena saat ini bertepatan dengan peringatan Konferensi Asia Afrika, maka tema yang diangkat berkaitan dengan perjuangan dan perkembangan Bandung menuju peristiwa tersebut. Ke depan, temanya akan terus berganti,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....