Longsor, Akses Jalan Bungbulang-Caringin Terputus

  • 23 Apr 2026 19:01 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Tingginya intensitas curah hujan mengakibatkan bencana tanah longsor di Jalan Raya Provinsi Bungbulang–Caringin, tepatnya di Desa Wangunjaya, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut. Gundukan material tanah longsoran mengakibatkan akses utama penghubung Kecamatan Bungbulang menuju Caringin dan Cisewu terputus total.

"Longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hingga malam ini. Material tanah yang menutup badan jalan memiliki panjang sekitar 5 meter dengan ketinggian mencapai 1 hingga 2 meter, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dari kedua arah,"kata Kapolsek Bungbulang AKP Priyo Sambodo, Kamis, 23 April 2026.

Ia mengatakan, pihaknya bersama Forkopimcam, Dinas PUPR Kabupaten Garut, perangkat desa, dan warga setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal." Kami dengan aparat gabungan lainnua langsung turun kelapangan guna melakukan penanganan awal,"katanya.

Ia menyampaikan, sebagai upaya awal, pihaknya melakukan evakuasi tanah longsoran dengan cara manual.

“Upaya pembersihan material longsor dilakukan secara manual melalui gotong royong, saat ini kami masih menunggu bantuan alat berat untuk evakuasi longsor, hingga kini jalan masih belum dapat difungsikan secara normal.” Katanya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pengaturan arus lalu lintas serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna percepatan penanganan. "Rencananya, proses pembersihan lanjutan akan dilakukan dengan menggunakan alat berat dari Dinas PUPR pada hari berikutnya,"katanya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini berdampak besar terhadap mobilitas warga dan distribusi barang di wilayah selatan Garut. Hingga saat ini, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. " Petugas kami terus bersiaga untuk memastikan proses penanganan berjalan lancar,"katanya.

Masyarakat diimbau untuk sementara waktu mencari jalur alternatif serta tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan tinggi." Untuk sementara, warga disarankan untuk mengambil jalur lain, dan mengingaktak. Krpada warga untuk waspada ditengah masih tingginya intensitas curah hujan saat ini,"ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....