Hujan Deras Kembali Gerus Jalur Kereta Api Cibeber–Lampegan

  • 23 Apr 2026 14:10 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cianjur – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cianjur pada Rabu (22/4) menyebabkan petak jalan Cibeber–Lampegan. Itu tepatnya di KM 73+9/0, kembali terjadinya penggerusan (gogosan) pada jalur rel yang saat ini masih dalam tahap perbaikan.

Akibat kondisi tersebut, demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api, pada Rabu, 22 April 2026 pukul 20.38 Daop 2 Bandung memutuskan untuk membatalkan perjalanan KA Siliwangi (345) relasi Cipatat–Sukabumi. Kereta tersebut hanya dijalankan hingga Stasiun Cibeber dan tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju Sukabumi.

Selain itu, untuk mendukung proses penanganan di lokasi serta mempertimbangkan faktor keselamatan, seluruh perjalanan KA Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat yang dijadwalkan beroperasi pada Kamis, 23 April 2026, juga dibatalkan. Total ada 6 perjalanan KA Siliwangi yang dibatalkan berjalan pada hari Kamis, 23 April 2026.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa keputusan pembatalan perjalanan kereta api merupakan langkah yang diambil dengan mempertimbangkan keselamatan sebagai prioritas utama. Semoga masyarakat dapat memaklumi hal itu.

“Kami terus memantau perkembangan kondisi di lapangan, khususnya pada titik terdampak di KM 73+9/0 petak jalan Cibeber–Lampegan. Hujan deras yang terjadi hari ini menyebabkan debit air meningkat dan kembali menggerus struktur jalur yang sedang dalam proses perbaikan," ujarnya, Kamis 23 April 2026.

Ia mengatakan, demi keselamatan perjalanan kereta api, kami memutuskan untuk membatalkan perjalanan KA Siliwangi (345) hari Rabu, 22 April 2026. Itu termasuk seluruh perjalanan KA Siliwangi untuk keberangkatan hari ini Kamis, 23 April 2026.

Lebih lanjut, KAI Daop 2 Bandung memastikan bahwa tim prasarana saat ini terus bekerja secara intensif di lokasi. Hal itu untuk melakukan penanganan dan pemulihan jalur agar dapat segera dilalui kembali oleh perjalanan kereta api.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....