Gerakan “Masak Hepi” Edukasi Warga Cimahi Olah Pangan Jadi Lebih Bernilai
- 23 Apr 2026 11:21 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Gerakan “Masak Hepi” tidak hanya mendorong pengurangan sampah, tetapi juga mengajarkan masyarakat mengolah bahan pangan secara optimal. Program ini menekankan pentingnya pemanfaatan bahan makanan yang berpotensi terbuang agar memiliki nilai guna.
Dalam praktiknya, peserta memanfaatkan bahan sederhana yang mudah ditemukan di pasar, termasuk komoditas yang kurang diminati. Salah satunya adalah labu siam yang sering tidak terserap pasar, meski memiliki kandungan gizi yang baik.
“Kalau di pasar tidak laku, berpotensi jadi sampah, maka kita beli, kita masak, lalu dibagikan ke warga,” kata Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira. Dikutip dari laman resmi pemerintah kota Cimahi, Rabu 23 April 2026.
Selain itu, peserta juga diajarkan mengolah limbah dapur menjadi produk bermanfaat seperti pupuk organik. Langkah ini menjadi bagian dari penerapan konsep zero waste yang menyeluruh.
Founder Hareudang Bandung, Yoga Fauzan Renardi, menilai perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci dalam pengelolaan pangan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya kebiasaan belanja yang bijak agar tidak memicu penumpukan bahan makanan.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya bisa memasak, tetapi juga bijak dalam memanfaatkan bahan pangan agar tidak menghasilkan sampah,” ujar Yoga.
Yoga berharap, pengelolaan limbah makanan di Cimahi dapat ditekan secara signifikan melalui gerakan ini. Dengan demikian, pengolahan sampah dapat lebih difokuskan pada jenis non-organik seperti plastik.
“Melalui gerakan ini semoga lahir kesadaran kolektif dalam pengelolaan pangan berkelanjutan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....