Pemkot Cimahi Dorong Gaya Hidup Zero Food Waste untuk Tekan Produksi Sampah

  • 23 Apr 2026 11:18 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup zero food waste sebagai langkah mengurangi volume sampah harian. Upaya ini dinilai penting karena produksi sampah di Kota Cimahi mencapai sekitar 250 ton per hari.

Kampanye tersebut digelar melalui kegiatan “Masak Hepi” yang mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan pangan dan peningkatan gizi. Program ini juga menjadi bagian dari gerakan dapur zero waste yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

“Kami berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk kegiatan memasak dan juga edukasi makanan yang berpotensi menjadi sampah,” kata Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira dikutip dari laman resmi pemerintah kota Cimahi, Rabu 23 April 2026.

Menurut Adhitia, limbah pangan masih menjadi penyumbang signifikan dalam komposisi sampah di Kota Cimahi. Padahal, banyak bahan makanan yang sebenarnya masih layak konsumsi dan memiliki nilai gizi yang baik.

“Daripada terbuang, kita arahkan untuk diolah dengan baik melalui edukasi mulai dari belanja hingga pemanfaatan sisa makanan,” ujar Adhitia.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diajarkan konsep dapur tanpa limbah dengan memanfaatkan sisa bahan makanan. Praktik ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan di tingkat rumah tangga.

Ia menambahkan, jika konsep ini diterapkan secara luas, maka beban sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir Sarimukti dapat berkurang. Pemerintah pun menargetkan pengurangan signifikan hingga menuju kondisi zero waste.

“Kalau diterapkan di setiap rumah, sampah yang dibuang ke TPA akan semakin berkurang,” ucap Adhitia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....