Pembangunan PSEL di Jabar Akan Dimulai Juni Tahun Ini

  • 22 Apr 2026 14:21 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Pembangunan Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) di Jawa Barat memasuki tahap penting. Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) resmi ditunjuk, dengan target pembangunan dimulai Juni 2026.

Tahap baru ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (21/4). Dua lokasi PSEL akan dibangun di Jawa Barat, masing-masing di wilayah Bogor Raya dan Bekasi. Untuk Bogor Raya, proyek dijalankan oleh PT Weiming Nusantara Bogor New Energi, sedangkan di Bekasi, oleh PT Wangneng Bekasi Environment Nusantara.

Selain Jawa Barat, kerja sama serupa juga dilakukan antara Pemprov Bali dengan PT Weiming Nusantara Bali New Energi.

Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan pembangunan PSEL menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam transisi energi sekaligus solusi atas persoalan sampah. “Nanti akan ada 12 lokasi lainnya pada tahun ini. Presiden juga minta agar pembangunan segera dimulai,” ujarnya. Selasa 21 April 2026.

Target pemerintah, pembangunan PSEL dapat dimulai Juni 2026 dan segera beroperasi untuk mengurai timbunan sampah. Hingga 2029, direncanakan ada 32 titik PSEL di berbagai wilayah Indonesia dengan kapasitas minimal 100 ton per hari, bahkan bisa mencapai 500–700 ton.

Zulkifli Hasan juga mengingatkan kepala daerah untuk aktif mengawal proyek agar tidak terjadi penyimpangan dan selesai tepat waktu.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyambut arahan tersebut. “Sampah selesai, listrik juga dinikmati masyarakat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....