Penemuan Mayat di Lereng Cidadap Bandung, Evakuasi Terkendala Lokasi Curam

  • 19 Apr 2026 15:18 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Warga Kelurahan Ledeng, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di area lereng pada Sabtu 18 April 2026 petang. Hingga Minggu 19 April 2026, proses evakuasi masih dilakukan oleh petugas gabungan karena kondisi medan yang sulit dijangkau.

Informasi awal penemuan mayat tersebut disampaikan oleh warga yang tengah beraktivitas di sekitar lokasi. Linmas Kelurahan Ledeng, Agla Cahya, mengatakan saksi pertama kali melihat jasad saat berada di bawah lereng.

“Awalnya ada warga yang sedang beraktivitas di bawah, kemudian melihat ada mayat,” ujarnya, Minggu 19 April 2026.

Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada aparat setempat dan pihak kepolisian. Petugas dari kepolisian bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.

Kapolsek Cidadap, Kompol Rudhi Gindriansyah, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia menyebut tim gabungan masih berupaya melakukan evakuasi dari dasar lereng.

Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, petugas menggunakan peralatan khusus untuk menjangkau posisi jasad yang berada di lereng dengan ketinggian sekitar 50 meter.

“Tim sudah berada di lokasi dan saat ini proses evakuasi masih berlangsung,” kata Rudi menjelaskan, Minggu 19 April 2026.

Rudi juga menjelaskan, jasad tersebut telah berada di lokasi lebih dari 12 jam. Evakuasi sempat direncanakan dilakukan pada malam hari, namun ditunda karena pertimbangan keselamatan mengingat kondisi tebing yang cukup curam.

“Medannya cukup terjal, sehingga evakuasi dilanjutkan pada pagi hari,” ujarnya.

Hingga saat ini, identitas korban, termasuk jenis kelamin, belum dapat dipastikan. Kondisi jasad yang tertutup rumpun bambu serta sampah menyulitkan proses identifikasi awal.

Pihak kepolisian masih menunggu proses evakuasi selesai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap identitas dan penyebab kematian korban.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....