Pemprov Jabar Tekan Kesenjangan Akses Pendidikan Melalui Pembangunan 24 Sekolah
- 19 Apr 2026 01:09 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID,Bandung - Kesenjangan akses pendidikan di Jawa Barat mendorong pembangunan 24 unit sekolah baru pada 2026. Program tersebut diarahkan untuk menjangkau wilayah yang masih minim layanan sekaligus meningkatkan daya tampung peserta didik.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menyampaikan pembangunan tersebut didukung anggaran sebesar Rp112,5 miliar. Kebijakan yang diambil menjadi bagian dari upaya sistematis dalam mengatasi kesenjangan pendidikan.
“Tahun ini, Pemprov Jabar kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp112,5 miliar untuk pembangunan 24 unit sekolah baru," kata Purwanto, dikutip Sabtu, 18 April 2026.
Ia menjelaskan, tambahan fasilitas tersebut diproyeksikan mampu menampung sekitar 5 ribu peserta didik. Pemanfaatan sekolah direncanakan mulai berlangsung pada 2027.
"Pembangunan ini diproyeksikan menambah daya tampung sekitar lima ribu peserta didik, dengan pemanfaatan fasilitas yang direncanakan mulai tahun 2027,” jelasnya.
Rencana pembangunan mencakup 17 SMA, 4 SMK, dan 3 SLB yang tersebar di berbagai daerah. Penentuan lokasi dilakukan berdasarkan kebutuhan riil di masing-masing wilayah.
Program tersebut melanjutkan pembangunan sebelumnya yang telah dilaksanakan pada 2025. Saat itu, pemerintah daerah membangun 12 unit sekolah baru dengan anggaran Rp102,6 miliar dari APBD 2024.
Pembangunan unit sekolah baru diarahkan untuk menutup wilayah blank spot pendidikan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat pemerataan akses serta menekan angka putus sekolah di Jawa Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....