Sampah Sungai Melonjak hingga 300 Ton Per Hari saat Musim Hujan

  • 18 Apr 2026 14:23 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Volume sampah sungai di Bandung mengalami lonjakan signifikan selama musim hujan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mencatat, jumlah sampah yang terbawa aliran sungai bisa mencapai hingga 300 ton per hari.

‎Kepala DLH Kota Bandung, Darto, mengungkapkan bahwa pada kondisi normal, volume sampah sungai rata-rata hanya sekitar 5 ton per hari dan masih dapat ditangani dengan baik. Namun, intensitas hujan yang tinggi menyebabkan peningkatan drastis, terutama didominasi oleh sampah alami seperti ranting dan batang pohon.

‎“Pada musim hujan seperti sekarang, jumlah sampah meningkat cukup signifikan. Banyak material kayu terbawa arus sungai dari hulu ke hilir,” ujar Darto, Sabtu 18 April 2026.

‎Ia menjelaskan, berbagai upaya penanganan telah dilakukan oleh pemerintah kota, salah satunya melalui pemasangan jaring penahan sampah di sejumlah titik sungai oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM). Selain itu, di kawasan Cinambo telah tersedia Unit Pelaksana Teknis (UPT) pengelolaan sampah sungai yang berfungsi sebagai titik pengumpulan.

‎Sampah yang berhasil dikumpulkan dari aliran sungai kemudian dibawa ke lokasi pengolahan di UPT tersebut untuk ditangani lebih lanjut. Meski demikian, peningkatan volume saat musim hujan tetap menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.

‎Menurut Darto, sumber pasti sampah sulit ditentukan karena sistem aliran sungai yang saling terhubung dari wilayah hulu hingga hilir. Namun, ia mengakui bahwa penumpukan kerap terjadi di titik-titik hilir.

‎“Yang jelas, di beberapa titik hilir memang sering terjadi penumpukan sampah. Karena itu, kami melakukan langkah pencegahan dengan memasang jaring agar sampah bisa tertangkap sebelum menyebar lebih jauh,” jelasnya.

‎Selain itu, Pemkot Bandung juga menjalin kerja sama lintas dinas, termasuk dengan Dinas Pertamanan, terutama untuk menangani pohon tumbang yang turut menyumbang peningkatan volume sampah sungai saat hujan deras.

‎Darto menambahkan, meski data detail masih terus dihimpun, sebelum musim hujan volume sampah yang masuk ke pengolahan di Cinambo berkisar 5 ton per hari.

‎" Seluruh sampah sungai tersebut kemudian dikirim ke UPT DSDABM untuk diproses," tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....