Musrenbang, Pemkot Bandung Prioritaskan Penurunan Pengangguran

  • 09 Apr 2026 18:40 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menjadikan penurunan tingkat pengangguran terbuka sebagai pekerjaan rumah utama dalam arah pembangunan ke depan. Hal ini disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Bandung Tahun 2026.

‎Farhan mengungkapkan, tingkat pengangguran terbuka di Kota Bandung saat ini mencapai 7,44 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Jawa Barat. Kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat serta laju pertumbuhan ekonomi daerah.

‎“Ini pekerjaan rumah yang sangat berat. Kita ingin mendorong pertumbuhan ekonomi Bandung bisa mencapai 7 hingga 8 persen dalam tiga tahun ke depan,” ujar Farhan di Hotel Grandia, Kamis 9 April 2026.


‎Untuk mencapai target tersebut, Pemkot Bandung akan mengoptimalkan sejumlah sektor unggulan, salah satunya industri fashion. Farhan menilai, Bandung memiliki potensi besar sebagai kota kreatif yang identik dengan tren fesyen.

‎“Bandung harus kembali ke jati dirinya sebagai kota fashion. Ini sektor yang bisa kita dorong untuk menciptakan lapangan kerja,” katanya.

‎Selain sektor ekonomi, Pemkot Bandung juga memberi perhatian serius pada perbaikan infrastruktur, khususnya jalan. Farhan mengakui, tingkat kemantapan jalan di Kota Bandung saat ini mengalami penurunan.

‎“Biasanya di atas 95 persen, sekarang mendekati 90 persen. Artinya sekitar 10 persen atau kurang lebih 150 kilometer jalan dalam kondisi rusak berat,” ungkapnya.

‎Ia memastikan, perbaikan jalan akan segera dilakukan mulai bulan ini dengan alokasi anggaran sekitar Rp300 miliar. Tahap awal difokuskan pada 17 ruas jalan dan dilakukan secara kolaboratif bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

‎“Dalam satu hingga dua bulan ke depan, kita bergerak bersama provinsi untuk percepatan perbaikan dan beautifikasi jalan,” jelasnya.

‎Di sisi lain, Farhan menegaskan bahwa program padat karya hanya bersifat sementara. Untuk solusi jangka panjang, Pemkot Bandung akan mendorong pertumbuhan dunia usaha melalui peningkatan investasi.

‎“Kunci utamanya investasi. Dari investasi akan muncul lapangan usaha, lalu kita lakukan matching antara kebutuhan industri dengan kompetensi tenaga kerja,” ujarnya.

‎Ia juga menyoroti meningkatnya jumlah pendatang usia produktif di Kota Bandung. Berdasarkan data Laci RW yang direkomendasikan Badan Pusat Statistik, terdapat sekitar 150.000 pendatang usia produktif di kota ini.

‎Menurutnya, kondisi tersebut harus dimanfaatkan sebagai peluang dengan memastikan para pendatang memiliki akses administrasi kependudukan.

‎“Kalau mereka punya KTP Bandung, peluang mendapatkan pekerjaan dan pelatihan dari pemerintah akan lebih terbuka. Jadi kami dorong segera mengurus administrasi kepindahan,” katanya.

‎Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya, menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang tepat sasaran melalui Musrenbang.

‎“Musrenbang ini menjadi momentum penting untuk memastikan kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

‎Edwin menegaskan, DPRD siap mendukung sekaligus mengawal program pembangunan bersama Pemkot Bandung, baik melalui Musrenbang, program kewilayahan, maupun hasil reses anggota dewan.

‎“Kami siap menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis agar pembangunan Kota Bandung berjalan optimal,” katanya.

‎Pada kesempatan yang sama, Kepala Bapperida Kota Bandung, Anton Sunarwibowo, melaporkan bahwa Musrenbang RKPD ini merupakan tahapan penting dalam penyusunan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2027.

‎Ia menyebutkan, sebanyak 3.452 usulan masyarakat telah masuk ke dalam sistem, dengan 3.269 usulan disetujui dan 152 usulan dikembalikan untuk perbaikan. Total pagu indikatif yang dialokasikan mencapai Rp154 miliar.

‎“Seluruh usulan masih dalam proses verifikasi akhir dan akan menjadi bagian dari berita acara kesepakatan Musrenbang tingkat kota,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....