Evaluasi Stunting, Diky Candra Ikhtiarkan Penanganan Masalah Sosial ke Pemprov
- 07 Apr 2026 20:21 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Rapat evaluasi penanganan Stunting yang diikuti kepala daerah di Jawa Barat, di Gedung Sate Bandung, Selasa 7 April 2026, membahas upaya penanganan stunting. Termasuk, beragam permasalahan sosial di Jawa Barat.
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra yang turut serta dalam kegiatan itu, memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan berbagai permasalahan di Kota Tasikmalaya.”Rakor dipimpin pak wagub pak Erwan, didampingi Kadinkes dan Bappeda Jabar. Saya sampaikan berbagai masalah di Kota Tasikmalaya, yang sepertinya perlu bantuan Pemprov. Ya sambil menyelam minum air,” katanya melalui sambungan telepon, Selasa petang 7 April 2026.
Dalam kegiatan tersebut disinggung upaya untuk perbaikan gizi masyarakat, salah satunya melalui pengembangan peternakan ayam petelur. “Alhamdulillah ini gayung bersambut. Kota Tasikmalaya, sudah memiliki program pembiakan ayam ras petelur atau Paras Lur dalam upaya menekan stunting, “ ujarnya.
Selain itu, Diky mengatakan, dalam kegiatan itu, juga banyak masukan dan informasi untuk penanganan stunting. “Banyak masukan ya. Nanti akan kami laksanakan di kota Tasikmalaya. Kami juga masih terus berupaya dalam menekan stunting,” katanya.
Tidak hanya masalah stunting, dalam kesempatan itu, Diky juga mengagendakan pertemuan dengan Kepala Bappeda Jabar berkaitan dengan akses jalan menuju SMAN 11 Kota Tasikmalaya. Hal ini berkaitan dengan kewenangan SMA yang ada di provinsi
“Ini sekolah baru. Kami sampaikan, akses jalan belum ada, dan butuh pembebasan serta pembangunan lahan. Ya meskipun kewenangan provinsi, guru, siswa dan lainnya terkait kota tasikmalaya, saya coba ikhtiar, mudah- mudahan Pemprov membantu. Kondisi kami tengah efisiensi dan terbatas dalam anggaran,” katanya.
Sementara terkait kondisi Kota Tasikmalaya yang beberapa waktu lalu dilanda bencana juga dilaporkan Diky.”tadinya mau disampaikan langsung juga ke bu kadis. Tapi beliau di Cianjur meresmikan kampung sosial kedua, setelah sebelumnya yang pertama di tasik,” ujarnya.
“Akhirnya saya telepon beliau, mungkin nanti akan disampaikan langsung. Oh iya sebagai upaya penanganan pasca bencana, saya sampaikan juga akan menemui dir bencana kemensos, sebagai langkah koordinasi dan ikhtiar,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....