OJK Jabar Imbau Masyarakat Tetap Tenang, Jangan Panic Buying

  • 01 Apr 2026 15:46 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying di tengah eskalasi perang Israel–Iran. Kepala OJK Jawa Barat, Darwisman, menegaskan bahwa kondisi perekonomian nasional, termasuk Jawa Barat, masih solid dan stabil hingga triwulan pertama 2026.

“Saya ingin sampaikan bahwa sampai dengan triwulan I 2026, perekonomian nasional dan Jawa Barat masih dalam kondisi solid. Stabilitas sektor jasa keuangan tetap baik, likuiditas perbankan sangat mendukung, dan inflasi pasca Idul Fitri tetap terjaga,” ujar Darwisman. Rabu 1 April 2026.

Darwisman menekankan bahwa sektor perbankan, pasar modal, dan lembaga keuangan masih tumbuh positif. Kondisi likuiditas perbankan dinilai sangat kondusif untuk menopang perekonomian nasional maupun daerah.

Tiga Langkah Antisipasi

Untuk menjaga ketahanan ekonomi, OJK Jawa Barat mendorong masyarakat agar:

  1. Mendukung program efisiensi energi, termasuk penghematan bahan bakar.
  2. Menunda kebutuhan finansial yang tidak mendesak, demi kesiapan menghadapi ketidakpastian global.
  3. Aktif dalam literasi dan inklusi keuangan, sekaligus mengoptimalkan potensi produk unggulan daerah untuk memperkuat kedaulatan pangan dan energi.

Darwisman menambahkan, penguatan komoditas lokal seperti domba, susu sapi perah, kopi, kakao, hingga hasil perikanan menjadi langkah konkret untuk memperkuat daya tahan ekonomi Jawa Barat. “Produk unggulan daerah bisa langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kedaulatan ekonomi,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Darwisman kembali menekankan agar masyarakat tidak panik menghadapi situasi global. “Mari kita tetap tenang, mendukung langkah efisiensi, dan bersama-sama memperkuat ekonomi daerah. Panic buying justru merugikan diri sendiri dan masyarakat luas,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....