Ekonomi Jabar Triwulan I 2026 Tetap Tumbuh di tengah Geopolitik
- 01 Apr 2026 15:21 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat memastikan perekonomian daerah masih tumbuh positif pada triwulan pertama 2026, meski dunia tengah diliputi eskalasi perang Israel–Iran. Kepala OJK Jawa Barat, Darwisman, menegaskan stabilitas sistem keuangan tetap terjaga, dengan perbankan dan industri jasa keuangan mampu menopang pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.
“Alhamdulillah, sampai saat ini belum terlihat dampak langsung dari eskalasi geopolitik terhadap perekonomian Indonesia, khususnya Jawa Barat. Aktivitas ekonomi masih tumbuh positif, suplai BBM terkendali, dan tidak ada antrian panjang di SPBU,” ujar Darwisman. Rabu 1 April 2026.
Kekhawatiran akan kenaikan harga BBM pada awal April tidak terbukti dan hanya sebatas kabar burung yang meresahkan masyarakat. Pasokan energi dinilai cukup, dengan jalur impor yang relatif aman karena tidak bergantung pada Strait Hormuz. Kondisi ini menjaga stabilitas harga dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di Jawa Barat maupun nasional.
Darwisman menambahkan, kredit nasional masih tumbuh di kisaran 9 persen. Aset perbankan dan dana masyarakat juga meningkat, memberikan sinyal kuat bahwa sistem keuangan tetap sehat. “Perbankan Indonesia masih sangat kondusif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi tahun 2026,” tegasnya.
Meski pertumbuhan di Jawa Barat lebih rendah dibandingkan nasional, tren tetap positif. Industri keuangan daerah dinilai mampu menopang ekspor dan investasi, meski analisis dampak jangka panjang masih terus dilakukan. Hingga akhir Januari 2026, data OJK menunjukkan perbankan dan industri keuangan Jawa Barat tetap mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
OJK Jawa Barat berkomitmen terus memantau perkembangan global dan dampaknya terhadap ekonomi daerah. “Kami akan update beberapa bulan ke depan jika ada perubahan signifikan. Namun sejauh ini, ekonomi Indonesia masih solid, stabilitas sistem keuangan tetap terjaga,” pungkas Darwisman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....