Kendalikan Pertumbuhan Penduduk, DPRD Kota Cimahi Bakal Susun Regulasi
- 01 Apr 2026 14:19 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Ketua Komisi IV DPRD Kota Cimahi, Hj. Ike Hikmawati, menyoroti pentingnya menjaga kualitas hidup ditengah meningkatnya kepadatan penduduk. Hal ini disampaikan dalam pembahasan peta jalan pembangunan kependudukan (PJPK) di wilayah tersebut.
Dengan luas wilayah hanya 42,43 km persegi, Kota Cimahi menghadapi tantangan sebagai kota dengan kepadatan ekstrem. “Kota Cimahi itu luasnya hanya 42,43 km persegi, bukan hanya sebagai kota satelit, melainkan menjadi laboratorium urban dengan kepadatan yang ekstrem,” ujarnya saat siaran di Pro 1 RRI Bandung, Rabu, 1 April 2026.
Ia menjelaskan bahwa setiap satu kilometer persegi dihuni sekitar 13.700 penduduk. Saat ini jumlh penduduk Kota Cimahi sekitar 600 ribu lebih jiwa.
“Sekarang jumlah penduduknya mencapai sekitar 600 ribu lebih, tetapi yang tercatat 581.994 jiwa. Mereka berkumpul di Kota Cimahi,” katanya.
Menurutnya, kondisi tersebut mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah strategis dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk. “Kita sedang mencoba memberikan jaring pengaman berkaitan dengan migrasi, karena kalau terus bertambah sementara luas wilayah tidak bertambah, kita harus berpikir bagaimana kota ini tetap sehat,” jelasnya.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyusun regulasi sebagai dasar pengendalian. “Saat ini yang coba kita lakukan adalah membuat regulasi, karena segala sesuatu pengendaliannya harus dimulai dari regulasi,” ungkapnya.
Ketersediaan fasilitas publik juga menjadi perhatian serius, terutama layanan kesehatan. “Sekarang Kota Cimahi baru punya 13 puskesmas, padahal idealnya satu puskesmas melayani 10 ribu pasien, sehingga seharusnya jumlahnya jauh lebih banyak,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa ke depan pembangunan harus dilakukan secara sinergis dengan melibatkan semua pihak. “Target kita ke depan adalah bagaimana Cimahi tetap bertumbuh menjadi kota yang maju, aman, dan nyaman, serta tidak mengalami urban involusi,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....