Dokter Hewan: Virus Panleukopenia Punya Angka Kematian Tinggi pada Anak Harimau

  • 01 Apr 2026 09:18 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Huru dan Hara, dua anak harimau Benggala (Panthera Tigris Tigris) yang mati di Bandung Zoo pada akhir Maret lalu akibat terserang virus panleukopenia menjadi sorotan dan menyebabkan duka mendalam di masyarakat. Virus tersebut diketahui merupakan virus yang sama dengan yang bisa menyerang jenis kucing peliharaan dan kucing liar dengan angka kematian yang tinggi.

Dokter hewan spesialisasi pada feline (spesies kucing), Ica Antika mengatakan virus panleukopenia jika menyerang kucing besar seperti Harimau memiliki angka kematian yang lebih tinggi dari kucing kecil. Terutama jika menyerang Harimau yang belum beranjak dewasa.

"Naturalnya virus panleukopenia bisa menyerang semua feline family, termasuk harimau, jadi secara umum jenis virusnya sama. Mortality rate (angka kematian) pada kucing besar lebih tinggi, bisa 80-90 persen terutama untuk anak harimau," ujar Ica saat dihubungi, Selasa 31 Maret 2026.

Terkait penularan, Ica mengatakan virus Panleukopenia bisa menular dari berbagai sumber termasuk dari kucing liar yang terinfeksi ke kucing besar. Risiko semakin meningkat apabila induk belum divaksin dan kondisi sanitasi lingkungan yang kurang baik.

"Iya bisa, terutama kalau induk tidak divaksin dan sanitasi lingkungan kurang baik," kata Ica.

Selain itu, Ica juga mengatakan virus ini bisa terbawa oleh manusia meskipun bukan sebagai inang utama. Panleukopenia diketahui bisa berada dimana saja serta kapan saja, dan merupakan virus yang bisa terbawa udara.

"Kemungkinan bisa (dibawa manusia), karena virus ini ada dimanapun dan kapanpun," katanya.

Penularan virus ini umumnya terjadi melalui kontak dengan kotoran, liur, dan partikel dari hewan lain yang terinfeksi. Makanan yang terkontaminasi juga bisa membawa virus masuk ke dalam tubuh kucing.

"Utamanya dari feses (kotoran), saliva (liur), dan droplets (partikel). Kalau makanan ada kontaminasi dari kucing stray yang terinfeksi bisa saja," ujar Ica menambahkan.

Huru dan Hara sendiri merupakan dua anak Harimau yang lahir di Bandung Zoo pada Juli 2025 lalu. Mereka lahir dari induk jantan dan betina yang juga merupakan penghuni Bandung Zoo, Sharukh Khan (22 tahun) dan Jelita (4 tahun).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....