Misterius, Hilang di Gunung Guntur Remaja Ditemukan Tak Berbusana

  • 01 Apr 2026 08:13 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Seorang remaja berinisial MR, warga Tarogong Kaler Kabupaten Garut dinyatakan hilang saat mencari serangga bersama dua saudaranya. Anehnya, MR kemudian ditemukan dalam keadaan setengah bugil di perkampungan warga yang jauh dari lokasi awal MR menghilang.

Kapolsek Tarogong Kaler Iptu Ate Ahmad Hermawan menuturkan, peristiwa yang menimpa MR ini terjadi hari Minggu, 29 Maret 2026. Kejadian bermula, saat MR mencari serangga bersama dua orang kerabatnya.

"Mereka mencari serangga di kaki Gunung Guntur tepatnya di perbukitan Sanghiang, Kampung Cimuncang, Desa Rancabango, Tarogong Kaler," katanya, di Garut, Rabu, 1 April 2026.

Ia mengatakan, entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba MR terpisah dengan dua rekannya saat mencari serangga itu. Kedua saksi kemudian memutuskan untuk kembali ke permukiman karena tak kunjung menemukan MR.

"Kami juga ga begitu paham tiba-tiba MR terpisah dengan dua rekannya saat mencari serangga itu,"ujarnya.

Malam harinya, keluarga kemudian memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke polisi, hingga akhirnya petugas gabungan turun tangan melakukan pencarian terhadap MR. "Setelah mendapat lapiran dari pihak keluarga korban, kami petugas gabungan langsung turun tangan melakukan upaya pencarian,"katanya.

Namun, saat sedang melakukan pencarian di kawasan kaki Gunung Guntur, petugas malah menerima informasi jika MR telah ditemukan di kawasan Cipepe. Sebuah perkampungan warga yang lokasinya cukup jauh dan berbeda kecamatan dari titik awal MR menghilang.

" Saat dalam proses pencarian malah kami mendapatkan informasi jika MR telah ditemukan di kawasan Cipepe, sebuah perkampungan yang cukup jauh dsri TKP hilangnya korban,"tuturnya.

Singkat cerita, MR kemudian langsung diamankan oleh warga. MR kemudian dijemput oleh pihak desa tempat tinggalnya. Korban kemudian dibawa ke rumahnya dalam kondisi selamat tanpa luka sedikitpun.

"Kami menghimbau kepada warga atau wisatawan yang melakukan pendakian di gunung guntur untuk selalu waspada dan mengikuti arahan petugas setempat agar tidak terjadi hal-hal yang dimungkinkan khususnya yang di luar nalar,"ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....