Pemkab dan Kemenag Jabar, Bahas Keagamaan hingga Penanganan Bencana
- 31 Mar 2026 22:32 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung Barat – Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat, Asep Ismail, melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.
Rombongan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat diterima langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Jabar, Dudu Rohman, bersama jajaran pejabat di lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Barat.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, dengan pembahasan sejumlah isu strategis terkait pengembangan program keagamaan di Kabupaten Bandung Barat. Salah satu fokus utama adalah penguatan sektor pendidikan madrasah dan pondok pesantren sebagai pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang religius dan berkarakter.
Asep Ismail menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan keagamaan. Ia menyatakan bahwa Pemkab Bandung Barat akan terus memperkuat keberadaan madrasah dan pesantren sebagai pusat pembinaan moral dan spiritual masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berkomitmen untuk terus memperkuat dan mendukung keberadaan madrasah serta pondok pesantren sebagai pusat pembinaan moral dan spiritual masyarakat,” ujarnya, Senin 30 Maret 2026.
Ia menambahkan, dukungan tersebut tidak hanya diwujudkan dalam bentuk kebijakan, tetapi juga melalui berbagai program fasilitasi serta bantuan bagi lembaga pendidikan keagamaan. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda sekaligus menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Selain membahas pendidikan keagamaan, pertemuan juga menyoroti perkembangan penanganan bencana tanah longsor di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Dalam kesempatan itu, Asep menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus melakukan penanganan secara terpadu.
“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan penanganan korban, relokasi warga terdampak, serta pemulihan sarana, termasuk pesantren yang terdampak bencana, dapat berjalan optimal,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, penanganan bencana dilakukan melalui sinergi lintas sektor, termasuk dukungan dari pemerintah pusat dan berbagai instansi terkait guna mempercepat proses pemulihan kondisi masyarakat.
Sementara itu, Dudu Rohman menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan Kementerian Agama. Ia menegaskan kesiapan Kemenag untuk terus berkolaborasi dalam memperkuat layanan keagamaan bagi masyarakat.
“Kami mengapresiasi langkah dan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam mendukung pendidikan keagamaan dan penanganan bencana. Kementerian Agama siap berkolaborasi untuk memperkuat layanan keagamaan bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Kementerian Agama akan memberikan dukungan khusus bagi lembaga pendidikan keagamaan yang terdampak bencana, agar proses pembelajaran dapat segera kembali berjalan normal.
Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam mewujudkan pembangunan keagamaan yang inklusif serta responsif terhadap dinamika sosial masyarakat, termasuk dalam situasi kebencanaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....