El Nino 2026 Terdeteksi, Distanhorti Ambil Langkah Antisipasif
- 31 Mar 2026 22:21 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distanhorti) Provinsi Jawa Barat bergerak cepat memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjamin ketersediaan air pertanian. Langkah ini diambil sebagai strategi utama menjaga stabilitas produksi padi nasional di tengah ancaman fenomena El Nino yang diprediksi melanda pada April hingga Oktober 2026.
Kepala Distanhorti Jabar, Dadan Hidayat, memimpin langsung Rapat Koordinasi Lapangan Peningkatan Fungsi Jaringan Irigasi Pertanian. Yaitu di Kabupaten Garut dan Bandung, beberapa waktu lalu di akhir Maret 2026 ini.
Pertemuan strategis tersebut dihadiri oleh Tenaga Ahli Wakil Menteri Pertanian, Direktur Serealia Ditjen Tanaman Pangan, Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Barat, Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, dan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung. Termasuk juga hadir Kepala Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas I Bandung, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, BBWS Citarum, Kepala Desa Dungusiku Leuwigoong dan para petugas lapangan.
Jawa Barat, dengan luas baku lahan sawah mencapai ±900.772 hektare, memegang peranan vital sebagai lumbung pangan nasional. Oleh karena itu, optimalisasi infrastruktur air menjadi harga mati untuk menghadapi kekeringan.
“Melalui kegiatan ini, dilakukan penguatan sinergi dalam pembangunan, pemeliharaan, dan rehabilitasi jaringan irigasi pertanian. Itu serta optimalisasi berbagai program strategis, antara lain irigasi perpompaan, bantuan pompa air, dan optimasi lahan non rawa,” ujar Dadan Hidayat kepada awak media, Selasa 31 Maret 2026.
Sebagai bentuk kesiapan menghadapi iklim ekstrem, Distanhorti Jabar memaparkan sejumlah infrastruktur. Yaitu yang telah disiagakan sejak tahun 2025 melalui dukungan APBN dan APBD, di antaranya:
215 unit irigasi perpompaan (APBN)
23.052 hektare optimasi lahan non rawa (APBN)
1.315 unit bantuan pompa air (APBN)
50 unit irigasi perpompaan tenaga surya (APBD)
119 unit bantuan pompa air (APBD)
Dadan berharap melalui langkah terkoordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan perangkat desa ini, ketersediaan air tetap terjaga secara berkelanjutan. "Sehingga produksi dan produktivitas padi di Provinsi Jawa Barat tetap terpelihara, bahkan meningkat, di tengah tantangan perubahan iklim," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....