Bendungan Kali Cibuaya Rusak Parah Puluhan Tahun, Tidak Diperhatikan Pemerintah
- 25 Mar 2026 17:29 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Kepala Desa Jati Raga, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Carsidik (56), menyoroti kondisi Bendungan Kali Cibuaya yang rusak parah dan belum pernah mendapat perbaikan besar selama puluhan tahun. Bendungan yang menjadi tumpuan pengairan sawah warga di beberapa desa sekitar ini dinilai sangat vital bagi ketahanan pangan di wilayah setempat.
“Sudah puluhan tahun tidak ada perbaikan skala besar. Perawatan ada, tapi perbaikan nol besar,” ujarnya Rabu 25 Maret 2026.
Carsidik menjelaskan, pihak desa telah berulang kali mengajukan permohonan perbaikan kepada berbagai instansi, mulai dari BBWS, pemerintah Kabupaten, Provinsi, hingga Kementerian. Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut nyata.
“Pengajuan sudah dilakukan ke berbagai pihak, hasilnya nihil. Baru kalau terjadi bencana besar, kemungkinan pemerintah turun tangan,” ungkapnya.
Bendungan Kali Cibuaya berfungsi penting untuk pengairan persawahan, terutama saat musim kemarau. Air bendungan dimanfaatkan oleh sejumlah desa, di antaranya Jati Raga, Jati Tengah, Jatitujuh, Babajurang, Sumber Wetan, dan Sumber Kulon.
“Bendungan ini sangat bermanfaat untuk ketahanan pangan, terutama tanaman padi. Banyak desa yang bergantung pada aliran airnya,” jelas Carsidik.
Ia menambahkan, pemerintah desa bersama warga sebenarnya siap berinisiatif menggunakan dana desa untuk perbaikan. Namun, aturan tidak memperbolehkan penggunaan anggaran tersebut untuk proyek bendungan.
“Kami sudah siap, warga pun mendukung. Tapi katanya tidak boleh menggunakan dana desa,” katanya.
Carsidik menyebut tindak lanjut dari pemerintah memang sudah ada, tetapi belum masuk tahap pelaksanaan. Ia berharap pemerintah segera merealisasikan perbaikan demi mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Harapan kami besar kepada pemerintah. Presiden sudah menyuarakan soal ketahanan pangan. Bendungan ini harus diperbaiki, dinormalisasi, dirapikan kiri-kanannya, termasuk jembatan agar bisa menampung air cukup untuk sawah yang kekeringan,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....