Pemkab Tertibkan Pedagang Musiman di Kota Garut

  • 21 Mar 2026 15:49 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Pemerintah Kabupaten Garut menertibkan ratusan pedagang musiman disepanjang Jalan A.Yani Pusat Kota Garut.Kegiatan tersebut menjadi langkah final pemerintah daerah dalam memastikan ketertiban kota di malam puncak Idulfitri 1447 H." Penertiban ini menjadi langkah pemerintah guna memastikan ketertibannkota terbebas dari pedagang musiman yang berjualan selama bulan ramadan hingga menjelang puncak idul fitri,"kata Bupati Garut, Abdusy Sakur Amin, Sabtu, 21 Maret 2026.

Bupati Syakur menyoroti adanya kebijakan baru di kawasan perkotaan, di mana sejumlah ruas jalan ditutup untuk memberikan ruang khusus bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL) agar dapat berjualan dengan tertib."Kebijakan baru yang kami keluarkan untuk memberikan ruang khususnya bagi para PKL,"ujarnya.

"Kita memberikan ruang kepada para pedagang agar mereka bisa mendapatkan kesempatan untuk berjualan. Ini adalah kebijakan berbasis empati (awareness) dalam menyikapi kebutuhan mendesak masyarakat di sektor ekonomi menjelang Lebaran," katanya.

Ia menegaskan, persiapan dan pembenahan malam ini memiliki dampak sosial dan ekonomi yang sangat luas. Pemerintah berupaya menjaga keseimbangan agar aktivitas ekonomi warga tetap berjalan tanpa merugikan kepentingan masyarakat umum lainnya." Pembenahan terhadap para PKL ini tentu saja memiliki dampak sosial dan ekonomi yang sangat luas. Pemerintah berupaya menjaga keseimbangan agar aktivitas ekonomi warga tetap berjalan tanpa merugikan kepentingan masyarakat umum lainnya,"tuturnya.

Ia menitipkan pesan khusus kepada seluruh petugas yang berjaga di malam penertiban. Ia menekankan bahwa pendekatan persuasif dan humanis harus menjadi prioritas utama dalam berinteraksi dengan warga maupun pedagang."Dalam upaya penertiban PKL ini tentunya kami lebih menekankan tindakan persuasif bukan represif, karena lebih mengedepankan sikap.humanis,"ujarnya.

"Tolong ingat, mereka adalah masyarakat kita yang merasa membutuhkan ruang-ruang untuk melakukan aktivitas ekonomi. Jangan dianggap sebagai musuh. Laksanakan tugas dengan manusiawi, bijaksana, responsif, dan ikhlas, sehingga kondisivitas tetap terjaga," tegasnya.

Bupati berharap melalui penertiban malam ini, seluruh titik krusial di wilayah perkotaan sudah kembali bersih (clean) sebelum fajar Idulfitri menyapa. Kondisi kebersihan kota, menurutnya, adalah cerminan martabat Kabupaten Garut di mata para pemudik dan wisatawan yang datang dari berbagai wilayah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....