BMKG Proyeksikan Hujan Ringan sampai Sedang Berpotensi Terjadi di Jabar

  • 20 Mar 2026 15:49 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas rendah hingga menengah berpotensi turun di Jawa Barat pada periode Idulfitri 2026. Masyarakat diimbau untuk mudik pada pagi hingga siang hari, karena hujan lebih sering terjadi pada sore dan malam.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Teguh Rahayu, menyebut curah hujan relatif rendah hingga menengah di sebagian besar wilayah, kecuali Majalengka, Kuningan barat daya, sebagian Sumedang, dan Subang tenggara yang berpotensi mengalami hujan lebih tinggi.

“Operasi modifikasi cuaca dilaksanakan secara situasional dan berbasis kebutuhan untuk menekan intensitas curah hujan di wilayah berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima RRI, Jumat 20 Maret 2026.

Selain hujan, BMKG memprakirakan tinggi gelombang laut di Jawa Barat mencapai 1,25–2,5 meter atau kategori sedang. Potensi banjir rob juga diperkirakan terjadi pada 19 Maret akibat fenomena bulan baru, serta 22 Maret karena perigee atau jarak terdekat bumi dan bulan.

BMKG mengimbau instansi terkait memperhatikan ruas jalan rawan banjir dan longsor, memangkas pohon tua, serta menurunkan reklame yang berpotensi roboh diterpa angin kencang.

Sementara itu, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Hadi Wijaya, menegaskan musim hujan masih berlangsung sehingga berpotensi memicu gerakan tanah di lereng curam dan kawasan berbatuan vulkanik lapuk.

Ada lima titik rawan longsor di Jawa Barat, yakni Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, dan Garut. Jalur utama yang perlu diwaspadai antara lain Jalur Puncak, Jalan Raya Cibadak–Sukabumi, Garut Selatan, serta jalur Lembang–Maribaya–Subang.

“Kurangi kecepatan dan tingkatkan kewaspadaan saat melintas perbukitan dan lereng curam. Hindari berhenti di bawah tebing, terutama saat hujan dan setelah hujan,” kata Hadi.

Ia menambahkan, tanda awal longsor dapat dikenali dari retakan pada lereng, guguran batu kecil, air keruh yang keluar dari lereng, serta pohon miring. Pemudik diimbau menggunakan jalur utama yang lebih aman dan menghindari perjalanan malam saat hujan lebat.

Dengan kesiapan pemerintah dan kewaspadaan masyarakat, arus mudik Idulfitri diharapkan tetap aman dan lancar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....