Pawai Ogoh-Ogoh di Cimahi Jadi Simbol Harmoni di tengah Keberagaman
- 18 Mar 2026 13:48 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Perayaan Hari Suci Nyepi di Kota Cimahi tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan umat Hindu, tetapi juga menjadi momentum memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Nilai tersebut tercermin dalam pawai budaya ogoh-ogoh yang digelar meriah pada Selasa 17 Maret 2026.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa perayaan Nyepi mengandung pesan universal yang relevan bagi kehidupan bersama.
“Nilai-nilai seperti perenungan, pengendalian diri, dan keseimbangan dapat menjadi fondasi dalam membangun kehidupan sosial yang damai dan saling menghormati,” ujar Ngatiyana.
Ia menyebut, pawai ogoh-ogoh yang ditampilkan bukan sekadar tradisi keagamaan, melainkan juga representasi kekayaan budaya Nusantara.
“Kegiatan tersebut memperlihatkan perpaduan seni, kreativitas, serta kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat lintas generasi,” ucapnya.
Dalam tradisi Hindu, ogoh-ogoh merupakan simbol penetralisir energi negatif. Melalui simbolisasi tersebut, masyarakat diajak untuk melakukan introspeksi, membersihkan diri dari perilaku buruk, serta membangun kehidupan yang lebih baik secara individu maupun sosial.
Ngatiyana menekankan pentingnya menjaga keharmonisan di Kota Cimahi yang dihuni beragam latar belakang agama, suku, dan budaya.
Pemerintah kota, kata dia, berkomitmen memastikan kebebasan beragama tetap terjaga sekaligus memperkuat nilai toleransi di ruang publik.
Ia optimistis kegiatan budaya seperti pawai ogoh-ogoh mampu menjadi sarana mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan sikap saling menghargai di tengah perbedaan yang ada.
Dalam kesempatan tersebut, Ngatiyana juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, pengurus Pura Agung Wira Loka Natha, serta Parisada Hindu Dharma Indonesia yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik.
Ia turut mengapresiasi dukungan TNI, Polri, dan seluruh pihak yang menjaga kelancaran serta keamanan acara.
Atas nama Pemerintah Kota Cimahi, Ngatiyana mengucapkan selamat menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 kepada umat Hindu.
“Semoga perayaan ini membawa kedamaian, keseimbangan, dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat, sekaligus memperkuat persatuan dalam keberagaman,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....