Pesantren Ramadhan MAN Cimahi Ditutup dengan Santunan untuk Dhuafa
- 16 Mar 2026 21:22 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Madrasah Aliyah Negeri MAN Kota Cimahi (MAN KOCI) menutup rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 Hijriah dengan kegiatan berbagi kepada masyarakat sekitar. Kegiatan Pesantren Ramadhan yang digelar hingga 13 Maret 2026 tersebut diikuti sebanyak 859 siswa.
Melalui program santunan, madrasah menyalurkan bantuan kepada puluhan warga dhuafa sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus penutup kegiatan keagamaan yang berlangsung selama bulan Ramadhan.
Selama sepekan terakhir Ramadhan, para peserta mengikuti berbagai program pembinaan keagamaan yang diselenggarakan di lingkungan kampus MAN KOCI.

Ketua Pelaksana Pesantren Ramadhan, Risma, mengatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman agama sekaligus membentuk karakter religius siswa.
Menurutnya, kegiatan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik ibadah dan penguatan spiritual.
“Selama pelaksanaan kegiatan, siswa mengikuti sejumlah program pembelajaran, di antaranya praktik sholat dan wudhu sesuai sunnah, tahsinul tilawah Al-Qur’an, fikih ibadah dan thaharah, terapi sholat khusyuk, hingga motivasi keislaman,” ujar Risma, Senin 16 Maret 2026.
Selain itu, siswa juga diminta menyetorkan hafalan surat pilihan serta mengikuti lomba pembuatan konten video Islami.
Di sisi lain, panitia juga menggelar kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada 45 warga dhuafa yang berasal dari lingkungan sekitar madrasah, khususnya warga RW 09 Kelurahan Leuwigajah, Kota Cimahi.
Sementara itu Kepala MAN Kota Cimahi, Dr. Lia Nurasriah, M.Pd, menegaskan bahwa Pesantren Ramadhan merupakan program penting dalam membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan keagamaan.
“Harapannya pembinaan tersebut dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam menjalani kehidupan saat ini maupun di masa mendatang,” kata Lia.
Menurut Lia, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari guru, komite madrasah, hingga sejumlah sponsor yang turut membantu terselenggaranya program tersebut.
Selain menghadirkan ustaz, motivator, dan narasumber eksternal, madrasah juga melibatkan tenaga pengajar internal, khususnya guru Pendidikan Agama Islam, untuk memberikan pembinaan kepada para siswa.
“Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Meski dilaksanakan di tengah ibadah puasa, para siswa tetap mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan semangat,” ucapnya.
Sebagai bentuk apresiasi, madrasah juga memberikan penghargaan kepada siswa yang berhasil menghasilkan karya video Islami terbaik dari puluhan karya yang dibuat oleh siswa kelas X dan XI.
Selain santunan bagi warga dhuafa, bantuan juga diberikan kepada sejumlah siswa MAN KOCI yang kurang mampu serta beberapa pegawai honorer, termasuk petugas keamanan dan kebersihan madrasah.
Humas MAN KOCI, Kholis Aliyudin, menjelaskan bahwa kegiatan berbagi kepada masyarakat sekitar telah menjadi tradisi di lingkungan madrasah setiap Ramadhan.
Ia menambahkan, para pegawai di MAN KOCI, khususnya aparatur sipil negara (ASN), secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat sekitar.
“Sebagian donasi juga disalurkan untuk membantu masyarakat Palestina melalui LAZ Amal Madani Indonesia,” jelas Kholis.
Rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan kemudian ditutup dengan musyafahah, yakni tradisi saling bersalaman dan bermaaf-maafan antar civitas akademika MAN Kota Cimahi menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....