Kebakaran Hanguskan Gudang Masjid di Cimahi, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta

  • 13 Mar 2026 22:03 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Kebakaran melanda gudang milik Masjid Nurul Bayan yang berada di Kampung Rancabali RT 05 RW 03, Kelurahan Pasir Kaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jumat 13 Maret 2026 sore. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.40 WIB dan sempat membuat warga sekitar panik.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi menerima laporan kejadian pada pukul 16.33 WIB. Tim kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 16.47 WIB untuk melakukan upaya pemadaman.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan petugas langsung melakukan pemadaman serta pengendalian api agar tidak merambat ke area lain di sekitar lokasi kejadian.

“Api berhasil dipadamkan oleh tim Damkar Cimahi yang terdiri dari 11 personel dengan dukungan tiga unit mobil pancar dan satu unit rescue,” ujar Aep saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, proses penanganan tidak hanya pemadaman, tetapi juga dilanjutkan dengan pendinginan, pengecekan titik api, serta pendataan di lokasi. Seluruh rangkaian penanganan berlangsung hingga sekitar pukul 17.25 WIB.

Gudang masjid yang terbakar diketahui memiliki luas sekitar 60 meter persegi dari total area tempat kejadian perkara yang mencapai kurang lebih 300 meter persegi. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” ucap Aep.

Akibat kejadian itu, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta. Nilai tersebut terdiri dari kerusakan bangunan sekitar Rp50 juta serta kerugian barang dan isi gudang yang diperkirakan mencapai Rp150 juta.

Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan sebagian aset yang nilainya diperkirakan mencapai Rp330 juta dari potensi kerusakan lebih besar.

Kebakaran tersebut juga sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi tersendat karena banyaknya warga yang menyaksikan proses pemadaman.

Aep menambahkan, situasi kini telah kembali kondusif setelah petugas menyelesaikan proses penanganan dan pendataan di lokasi kejadian.

“Peristiwa ini dapat diatasi berkat kesigapan tim Damkar serta bantuan masyarakat sekitar,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....