Wali Kota Imbau Warga yang Mudik Koordinasi RW untuk Jaga Keamanan Rumah
- 13 Mar 2026 21:45 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengimbau masyarakat Kota Bandung yang akan melaksanakan mudik Lebaran agar tidak meninggalkan rumah tanpa pemberitahuan kepada lingkungan sekitar. Koordinasi dengan pengurus wilayah dinilai sangat penting untuk menjaga keamanan rumah selama ditinggalkan pemiliknya.
Farhan mengatakan, selama periode mudik Lebaran banyak rumah warga yang kosong karena ditinggal pemiliknya pulang ke kampung halaman. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerawanan apabila tidak disertai dengan pengawasan lingkungan yang baik.
Karena itu, ia meminta warga yang hendak mudik untuk terlebih dahulu melapor atau berkoordinasi dengan pengurus RW maupun perangkat kewilayahan setempat agar keberadaan rumah kosong dapat terpantau oleh lingkungan sekitar.
“Kalau mudik, banyak rumah yang ditinggalkan warga. Nah, ini salah satu kunci kenapa kita melakukan silaturahmi bersama Babinkamtibmas, Babinsa, Koramil, dan juga Polsek. Tujuannya agar masyarakat jangan meninggalkan rumah begitu saja, tetapi berkoordinasi,” ujar Farhan di Pendopo Kota Bandung, Jumat 13 Maret 2026.
Menurut Farhan, Pemerintah Kota Bandung bersama unsur kewilayahan telah melakukan berbagai langkah antisipasi guna menjaga keamanan selama masa mudik Lebaran. Salah satunya dengan memperkuat koordinasi antara aparat kewilayahan dan aparat keamanan di tingkat kelurahan hingga kecamatan.
Ia menjelaskan, setiap lurah akan diminta memiliki catatan serta pemetaan wilayah yang dinilai rawan selama periode mudik. Data tersebut nantinya menjadi dasar bagi aparat keamanan dan perangkat kewilayahan untuk melakukan pengawasan secara lebih intensif di lingkungan permukiman.
Selain itu, sistem keamanan lingkungan (Siskamling) juga akan kembali diaktifkan secara optimal. Kegiatan ronda malam di tingkat RW diharapkan dapat membantu meminimalkan potensi tindak kriminal, khususnya terhadap rumah yang ditinggalkan pemiliknya dalam waktu cukup lama.
Farhan juga mengingatkan bahwa risiko yang muncul selama rumah ditinggalkan tidak hanya berkaitan dengan potensi pencurian, tetapi juga bahaya lain seperti kebocoran kompor gas atau korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran.
“Saya khawatirnya bukan hanya masalah kemalingan, tetapi juga kompor gas yang bocor atau listrik yang korslet. Itu juga harus diantisipasi bersama-sama,” ungkapnya.
Karena itu, ia mengimbau warga untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum berangkat mudik, seperti mematikan aliran listrik yang tidak diperlukan, memastikan kompor dalam kondisi aman, serta mengunci pintu dan jendela dengan baik.
Dengan adanya koordinasi yang baik antara warga, pengurus lingkungan, serta aparat keamanan." berharap keamanan kawasan permukiman di Kota Bandung dapat tetap terjaga selama masa mudik dan arus balik Lebaran," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....