Wali Kota Bandung Imbau Pendatang Tertib Administrasi Kependudukan
- 13 Mar 2026 18:54 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Walikota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa Bandung merupakan kota yang terbuka bagi masyarakat dari berbagai daerah yang ingin datang untuk bekerja, menempuh pendidikan, maupun memulai usaha. Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya tertib administrasi kependudukan bagi para pendatang yang ingin menetap di Kota Bandung.
Menurut Farhan, setiap tahun setelah momentum mudik Lebaran biasanya terjadi peningkatan mobilitas penduduk ke Bandung. Banyak warga yang kembali ke kota ini dengan membawa kerabat atau keluarga dari kampung halaman untuk mencoba peruntungan, baik dalam mencari pekerjaan, melanjutkan pendidikan, maupun memulai usaha.
Ia menyatakan pemerintah tidak melarang masyarakat dari luar daerah untuk datang ke Bandung. Namun, para pendatang diharapkan memiliki tujuan yang jelas serta melengkapi seluruh dokumen administrasi kependudukan agar keberadaannya tercatat dengan baik.
“Bandung ini kota yang terbuka. Saudara dari luar kota boleh datang ke Bandung. Tapi ingat, administrasi kependudukannya harus rapi,” ujar Farhan, Jumat 13 Maret 2026.
Farhan menuturkan, masyarakat yang datang ke Bandung untuk bekerja atau menempuh pendidikan sebaiknya segera mengurus perpindahan administrasi kependudukan. Salah satunya dengan mengganti Kartu Tanda Penduduk (KTP) menjadi KTP Kota Bandung apabila memang berencana tinggal dan beraktivitas dalam jangka waktu lama.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar data kependudukan tetap tertib sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik yang disediakan pemerintah daerah.
“Kalau datang ke Bandung untuk sekolah atau bekerja, gantilah KTP-nya menjadi KTP Bandung. Jadi waktu berangkat ke sini pastikan sudah membawa surat pindah agar administrasinya jelas,” katanya.
Ia menjelaskan, kepemilikan KTP Kota Bandung akan memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan publik. Selain itu, status sebagai warga administrasi Kota Bandung juga memungkinkan masyarakat memperoleh berbagai informasi penting dari pemerintah daerah.
Mulai dari informasi peluang kerja, program pemberdayaan ekonomi, hingga akses pendidikan dapat lebih mudah diperoleh apabila data kependudukan tercatat sebagai warga Kota Bandung.
“Dengan sudah punya KTP Kota Bandung, berbagai fasilitas untuk warga Bandung akan bisa didapatkan, mulai dari informasi lapangan pekerjaan sampai dengan informasi pendidikan,” ucapnya.
Selain berkaitan dengan layanan publik, Farhan juga menilai kepemilikan KTP Bandung dapat membantu masyarakat yang ingin memulai usaha di kota ini. Dengan administrasi yang jelas, masyarakat akan lebih mudah dalam mengurus berbagai perizinan maupun mengakses program pembiayaan usaha, termasuk memperoleh rekomendasi kredit dari lembaga keuangan.
Di sisi lain, ia mengingatkan agar masyarakat yang datang ke Bandung tidak sekadar mencoba peruntungan tanpa rencana yang jelas. Menurutnya, penting bagi pendatang untuk memiliki tujuan yang pasti, baik untuk bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan.
“Jangan cuma datang ke Bandung, numpang di rumah saudara seminggu dua minggu, lalu sebulan tidak jelas kegiatannya. Kalau memang ingin bekerja atau sekolah di Bandung, pastikan administrasinya lengkap,” tegasnya.
Farhan juga meminta para camat, lurah, serta aparatur kewilayahan di seluruh wilayah Kota Bandung untuk memastikan proses pendataan penduduk berjalan dengan baik. Hal tersebut dinilai penting untuk memantau mobilitas penduduk yang datang dan menetap di Kota Bandung, terutama setelah periode mudik Lebaran.
Dengan pendataan yang tertib, pemerintah daerah dapat merancang kebijakan pelayanan publik yang lebih tepat sasaran serta memastikan seluruh warga, baik penduduk lama maupun pendatang, mendapatkan pelayanan yang optimal.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bandung pada prinsipnya menyambut baik masyarakat dari berbagai daerah yang ingin datang dan berkontribusi di kota ini, selama mereka mematuhi aturan administrasi yang berlaku.
“Saya husnuzon bahwa yang datang dari luar kota kembali ke Kota Bandung semuanya orang baik. Maka kami akan terima dengan baik. Sekali lagi penekanannya, administrasi kependudukan harus rapi,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....