Pemkab Klaim Pertumbuhan Ekonomi Garut Sebesar 5.95 Persen

  • 07 Mar 2026 11:22 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Disela Rapat Pleno Penetapan Program Kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Garut Tahun 2026, Bupati Garut Abdusy Sakur Amin mengklaim capaian ekonomi Kabupaten Garut yang menunjukkan tren positif. "Kegiatan ini berfokus untuk memperkuat sinergi antara literasi keuangan dan pertumbuhan ekonomi daerah,"katanya, di Garut, Sabtu, 7 Maret 2026.

Ia menyampaikan, berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2025 Garut mencatatkan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 5,95%." Laju pertumbuham ekonomi kita berada di 5.95 persen, data tersebut berdasarkan laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Garut,"katanya.

Ia menekankan, di tengah tantangan investasi, akses keuangan menjadi kunci untuk mendorong belanja rumah tangga dan transaksi ekonomi di tingkat akar rumput. "Sehingga bagi kami bahwa percepatan akses keuangan menjadi solusi untuk mendukung pengembangan UMKM, penguatan sektor ekonomi prioritas, dan pemberdayaan masyarakat melalui sinergi program TPAKD," katanya.

Dibagian lain, Ketua OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, yang turut hadir dalam rapat tersebut, menegaskan, TPAKD harus menjadi motor penggerak nyata, bukan sekadar forum koordinasi. Ia memaparkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2025.

"Berdasarkan SNLIK di tahun 2025, kalau kita lihat di inklusi itu di tahun 2025 tercapai di 80,51 itu kalau itu kalau SNLIK berkelanjutan, jadi 80,51. Kalau kita lihat dari SNLIK berdasarkan DNKI itu 92,74," ungkapnya.

Sementara itu Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Garut, Dedy Mulyadi, memaparkan rincian program kerja TPAKD tahun 2026 yang disusun secara komprehensif. Ia menyampaikan, program pertama mengusung tema "Inklusi Tanpa Batas Menabung Sejak Dini dengan Berinvestasi Hari Ini", Salah satu fokus utamanya adalah program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang menargetkan optimalisasi produk perbankan konvensional maupun syariah bagi 258.000 nasabah pelajar di wilayah kota dan desa selama empat triwulan secara berkelanjutan.

Selain menyasar pelajar, program selanjutnya adalah Satu Disabilitas Satu Rekening sebagai wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kesetaraan akses bagi kaum disabilitas di seluruh pelosok Garut, dengan target awal sebanyak 20 nasabah yang akan mendapatkan pendampingan intensif. Selain itu, program Tabungan Emas juga turut diperkenalkan sebagai instrumen investasi yang aman bagi masyarakat.

Selain itu, TPAKD Garut juga memiliki program dengan tema Gema Digital atau Gerakan Masyarakat Sadar Layanan Perbankan Digital. Program kerja ini difokuskan pada digitalisasi produk dan layanan keuangan untuk memastikan masyarakat semakin cakap dalam bertransaksi secara digital.

Rekomendasi Berita