Wali Kota Bandung Imbau Warga Waspada Pohon Tumbang saat Fenomena Muson

  • 06 Mar 2026 15:10 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota Bandung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang seiring terjadinya Fenomena muson (monsun) yang tengah berlangsung saat ini.

‎Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan berdasarkan penjelasan para ahli cuaca, periode monsu biasanya ditandai dengan tiupan angin yang cukup kencang meskipun curah hujan tidak terlalu tinggi. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko pohon tumbang di sejumlah wilayah.

‎“Menurut para ahli cuaca, saat ini sedang terjadi fenomena monsu. Pada periode ini angin biasanya bertiup cukup kencang meskipun curah hujan tidak terlalu tinggi. Risiko terbesarnya adalah pohon-pohon bisa tumbang,” ujar Farhan di Bandung, Jumat 6 Maret 2026.


‎Ia mengatakan, pemerintah kota telah mengingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar pohon-pohon besar, agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan ketika angin kencang terjadi.

‎“Karena itu kami mengantisipasi dengan mengingatkan masyarakat yang tinggal di sekitar pohon besar agar lebih waspada terhadap kemungkinan pohon tumbang,” katanya.

‎Farhan menegaskan, pemerintah tidak dapat serta-merta menebang semua pohon besar yang ada di kota. Hal tersebut karena terdapat aturan yang harus dipatuhi dalam pengelolaan dan penebangan pohon.

‎Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Bandung melakukan perawatan melalui pemangkasan atau trimming pohon secara berkala untuk mengurangi risiko pohon tumbang saat terjadi angin kencang.

‎Ia juga mengakui bahwa perawatan pohon berukuran besar di Kota Bandung tidaklah mudah. Selain membutuhkan penanganan khusus, kondisi struktur tanah di beberapa wilayah juga dikhawatirkan tidak cukup kuat menopang pohon besar.

‎“Saya juga khawatir sebenarnya struktur tanah di Kota Bandung tidak cukup kuat untuk menopang beberapa pohon besar. Tetapi pohon-pohon ini juga tidak bisa sembarangan dihilangkan, karena salah satu karakter Kota Bandung adalah banyaknya pepohonan,” ungkapnya.

‎Untuk mengantisipasi potensi kejadian darurat akibat cuaca ekstrem, Pemerintah Kota Bandung juga menyiagakan sejumlah perangkat daerah agar dapat bergerak cepat ketika terjadi insiden di lapangan.

‎“Karena itu yang kami lakukan saat ini adalah meningkatkan kewaspadaan. Setiap kali cuaca mulai mendung atau berpotensi angin kencang, kami langsung menyiapkan tim dari Damkar, DPKP, Dinsos, dan BPBD untuk bergerak cepat jika terjadi kejadian darurat,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....