Mobilitas Hewan Meningkat jelang Lebaran, DKPP Kota Bandung Perketat Pemeriksaan
- 01 Mar 2026 12:59 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Menjelang Hari Raya Idulfitri, mobilitas lalu lintas hewan ternak di Kota Bandung mengalami peningkatan signifikan. Kondisi tersebut mendorong Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung untuk memperketat pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan, khususnya guna mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bandung, Wilsandi Saefuloh, mengatakan pihaknya rutin melakukan pemantauan terhadap seluruh peternak yang ada di wilayah Kota Bandung. Sistem koordinasi dan pelaporan pun telah terbangun dengan baik sehingga setiap ada pemasukan hewan baru dapat segera terdeteksi.
“Untuk peternakan, kami rutin melakukan pemantauan. Kami sudah terkoneksi dengan seluruh peternak di Kota Bandung. Setiap ada pemasukan hewan baru, dokter dan tim kesehatan kami langsung melakukan pemeriksaan,” ujar Wilsandi, Minggu 1 Maret 2026.
Ia mencontohkan, pada Jumat sebelumnya terdapat peternak sapi yang menerima tambahan sapi dari luar daerah. Begitu laporan diterima, tim kesehatan hewan DKPP langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk mengecek kelengkapan dokumen dan status vaksinasi PMK.
“Jika belum divaksin, langsung kami lakukan vaksinasi di tempat. Jadi setiap ada pemasukan hewan baru, kami berupaya melakukan respons cepat untuk mencegah potensi penularan penyakit,” jelasnya.
Langkah cepat tersebut, menurutnya, menjadi kunci dalam menjaga Kota Bandung tetap bebas dari kasus PMK. Hingga saat ini, DKPP memastikan belum ditemukan kasus PMK di wilayah Kota Bandung.
“Alhamdulillah sampai saat ini belum ditemukan kasus. Kemungkinan karena kecepatan respons kami. Begitu hewan masuk ke Kota Bandung, langsung kami intervensi, termasuk pemberian multivitamin agar kondisi hewan tetap stabil setelah perjalanan atau perpindahan wilayah,” katanya.
Pemberian multivitamin dilakukan sebagai langkah preventif, mengingat hewan yang baru datang biasanya mengalami stres akibat perjalanan jauh, perbedaan suhu, serta perubahan lingkungan kandang. Kondisi tersebut dapat menurunkan daya tahan tubuh hewan dan meningkatkan risiko terpapar penyakit.
Dikatakannya, dengan pengawasan ketat, vaksinasi, serta pemeriksaan kesehatan rutin, DKPP Kota Bandung berharap risiko penyebaran PMK menjelang Lebaran dapat ditekan semaksimal mungkin. Apalagi, permintaan hewan ternak biasanya meningkat seiring kebutuhan masyarakat, baik untuk konsumsi maupun persiapan ibadah kurban mendatang.
" Mengimbau para peternak untuk selalu melaporkan setiap pemasukan hewan baru dan memastikan kelengkapan dokumen kesehatan ternak. Sinergi antara pemerintah dan peternak dinilai menjadi faktor utama dalam menjaga kesehatan hewan serta keamanan pangan bagi masyarakat Kota Bandung," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....