Abadikan Tragedi Longsor 2005, Monumen Ikonik Bakal Berdiri di Eks TPA Leuwigajah

  • 28 Feb 2026 20:13 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi bersiap membangun sebuah monumen peringatan di kawasan bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah. Pembangunan ini ditujukan untuk mengenang 157 korban jiwa yang wafat dalam tragedi longsor sampah dahsyat pada 21 Februari 2005 silam.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyatakan bahwa seluruh perencanaan desain telah rampung dan kini sedang menunggu proses penganggaran. Ia berharap proyek ini dapat segera terealisasi untuk menghormati para korban.

"Tragedi tersebut harus kita abadikan sebagai bentuk penghormatan kepada korban. Mudah-mudahan pembangunannya bisa dimulai tahun ini, jika tidak maka pada tahun depan," ujar Ngatiyana. Dikutip dari laman resmi pemerintah kota Cimahi, Jumat 27 Februari 2026.

Konsep monumen ini lahir dari sayembara yang digelar pada akhir tahun 2025. Berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 1 hektare, monumen ini akan mengusung bentuk yang unik dan sarat makna:

Dinding Kaca Transparan: Akan menampilkan grafir nama-nama korban, serta visi dan misi daerah. Material kaca dipilih karena karakternya yang kuat dan tahan lama.

Simbol Kujang: Bagian atas monumen dirancang meruncing setinggi 9 meter menyerupai Kujang, melambangkan keteguhan masyarakat untuk bangkit dari bencana.

Pemanfaatan Limbah: Sebagai pengingat akan masalah sampah, monumen ini akan menggunakan sampah plastik multilayer (MLP) yang sulit terurai. Selain itu, botol kaca bekas akan diolah menjadi motif khas daerah.

“Fasilitas ini dirancang sebagai ruang transformasi kesadaran ekologis bagi masyarakat. Kawasan ini juga akan terintegrasi dengan Kampung Adat Cireundeu sebagai sarana pembelajaran budaya dan pengembangan UMKM berbasis kearifan lokal,” katanya.

Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, monumen ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas publik. Plaza edukasi mengenai desa adat dan budaya lokal. Amfiteater dan plaza umum serta area parkir yang memadai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....