Polsek Margaasih Tindak Tegas Balap Liar dan Deteksi Dini Perang Sarung

  • 27 Feb 2026 22:38 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Guna menjamin kekhusyukan ibadah masyarakat di bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah, Polsek Margaasih Polres Cimahi secara masif meningkatkan intensitas patroli kewilayahan.

Fokus utama operasi ini adalah menekan aksi balap liar dan mencegah tradisi berbahaya perang sarung, yang kerap melibatkan remaja usai waktu tarawih dan subuh.

Kapolsek Margaasih, Kompol Bony Yanuar, mengungkapkan bahwa dalam sepekan pertama Ramadan, pihaknya telah mengamankan belasan kendaraan bermotor yang terindikasi melakukan pelanggaran.

"Sedikitnya 15 unit sepeda motor dan 25 knalpot bising atau brong telah kami sita. Kami tidak akan mengeluarkan kendaraan tersebut dengan mudah jika surat-suratnya tidak lengkap," tegas Bony pada Kamis 26 Februari 2026.

Salah satu titik yang menjadi perhatian khusus petugas adalah area jembatan tol Margaasih. Untuk memutus ruang gerak pelaku balap liar.

“Kami menerapkan strategi penyempitan lajur menggunakan traffic cone serta menyiagakan kendaraan patroli guna menahan laju kendaraan yang melintas dengan kecepatan tinggi,” katanya.

Selain tindakan di lapangan, Polsek Margaasih juga menempuh langkah inovatif melalui pengawasan siber.

Sejumlah personel diterjunkan untuk menyusup ke dalam komunitas media sosial yang kerap merencanakan aksi perang sarung. Strategi ini terbukti efektif dalam memetakan lokasi-lokasi potensial yang akan dijadikan titik bentrokan.

"Tim siber kami masuk ke grup Facebook komunitas perang sarung, sehingga rencana mereka di titik mana saja sudah bisa kami deteksi lebih awal. Alhamdulillah, situasi pasca tarawih dan salat subuh saat ini terpantau cukup kondusif," ucap Bony.

Langkah preventif ini diambil karena berkaca pada insiden tahun-tahun sebelumnya, di mana sarung yang digunakan seringkali dimodifikasi secara berbahaya dengan lilitan kawat atau pemberat (bandul) pada ujungnya yang berisiko melukai lawan.

Polsek Margaasih berkomitmen untuk terus menjaga rasa aman bagi pengendara dan warga sekitar melalui pengaturan lalu lintas, serta edukasi kepada para remaja agar tidak terjebak dalam aksi-aksi negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain selama bulan suci.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....