Wali Kota Bandung Tegaskan Pengawasan Ketat Minol dan Obat Keras di Kewilayahan
- 25 Feb 2026 14:43 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Walikota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap peredaran minuman keras (minol) dan obat keras di wilayah Kelurahan Maleer, Kota Bandung. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat sekaligus menjamin legalitas penjualan barang-barang tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Farhan menyampaikan, kekhawatiran terhadap peredaran minol dan obat keras tidak bisa dianggap sepele. Pemerintah harus memastikan seluruh penjual memiliki izin resmi dan menjalankan aktivitas usahanya sesuai ketentuan.
“Kekhawatiran saya adalah terkait peredaran minuman keras dan obat keras. Kita harus mengecek dulu apakah penjual memiliki izin resmi atau tidak. Kalau ada izinnya, kita juga perlu memastikan apakah penjual hanya menjual atau memperbolehkan orang minum di tempat. Karena izinnya berbeda-beda,” ujar Farhan, Rabu 25 Februari 2026.
Menurutnya, izin penjualan minuman beralkohol memiliki klasifikasi yang jelas. Ada izin yang hanya memperbolehkan penjualan untuk dibawa pulang, dan ada pula izin yang memperbolehkan konsumsi di tempat dengan syarat tertentu. Perbedaan ini harus dipatuhi oleh pelaku usaha agar tidak menimbulkan pelanggaran maupun dampak sosial di lingkungan sekitar.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah merencanakan serangkaian inspeksi lapangan. Pemeriksaan akan dilakukan secara berkala guna memastikan seluruh peredaran minuman keras dan obat keras sesuai dengan regulasi.
“Langkah ini dilakukan setelah adanya kekhawatiran dari masyarakat terkait dampak negatif minuman keras dan obat keras terhadap lingkungan keluarga dan sosial,” katanya.
Farhan menegaskan, pemeriksaan izin penjualan menjadi kunci dalam upaya mengurangi risiko penyalahgunaan, khususnya di kalangan generasi muda. Pemerintah tidak hanya fokus pada aspek legalitas, tetapi juga dampak sosial yang mungkin timbul apabila pengawasan tidak berjalan maksimal.
“Kita ingin memastikan barang yang beredar legal dan dikonsumsi dengan aman. Sehingga masyarakat, terutama generasi muda, tidak terpengaruh secara negatif,” ucapnya.
Selain pengawasan dari pemerintah, Farhan juga menekankan pentingnya sinergi dengan masyarakat. Ia mengajak warga untuk aktif melaporkan jika menemukan praktik penjualan ilegal, penyalahgunaan obat keras, atau konsumsi minuman beralkohol yang melanggar aturan.
Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan pengawasan. Dengan adanya laporan dari warga, aparat dapat segera melakukan pengecekan dan penindakan apabila ditemukan pelanggaran.
“Langkah ini menjadi upaya pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi seluruh warga Kelurahan Maleer, sekaligus mengurangi potensi gangguan sosial yang ditimbulkan oleh peredaran minuman keras dan obat keras,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....