Tingkat Kepuasan 82,7 Persen, Ngatiyana: Survei Jadi Bahan Evaluasi

  • 24 Feb 2026 21:35 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyatakan hasil survei kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah daerah, menjadi bahan refleksi untuk meningkatkan pelayanan masyarakat.“Disurvei atau tidak, tugas kami tetap melayani masyarakat,” kata Ngatiyana, Senin 23 Februari 2026 menanggapi hasil survei yang memotret kinerja dirinya bersama Wakil Wali Kota Adhitia Yudhistira selama satu tahun terakhir.

Survei yang dilakukan Indonesia Strategic Institute (INSTRAT) pada 12–15 Februari 2026 mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintah Kota Cimahi mencapai 82,7 persen. Sebanyak 9,8 persen responden menyatakan tidak puas, sementara 7,5 persen lainnya tidak memberikan jawaban.

“Survei tersebut bersumber dari penilaian masyarakat dan dilakukan lembaga independen, sehingga dapat dijadikan rujukan evaluasi kinerja pemerintahan,” ucapnya.

Ia juga menyebut, survei melibatkan sekitar 450 responden dan hasil lengkapnya akan dipublikasikan dalam waktu dekat.

Meski demikian, ia mengakui kinerja pemerintahan selama satu tahun belum sepenuhnya optimal. Pemerintah daerah, kata dia, menargetkan peningkatan kualitas layanan publik pada periode berikutnya.

“Berbagai aspirasi warga terus dihimpun melalui forum Musrenbang serta kanal pengaduan digital, termasuk layanan pengaduan berbasis pesan singkat dan media sosial,” katanya.

Dalam konteks pembangunan daerah, persoalan lingkungan masih menjadi salah satu prioritas penanganan di Kota Cimahi.

Selain itu, sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur tetap menjadi fokus utama karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

“Contohnya perbaikan sistem drainase yang terus dilakukan untuk mengurangi potensi genangan saat musim hujan,” jelasnya.

Hasil survei tersebut menunjukkan tingkat kepuasan publik relatif tinggi, sekaligus mencerminkan ekspektasi warga agar pemerintah daerah semakin progresif dalam meningkatkan kualitas layanan dan penyelesaian persoalan lingkungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....