Selama Ramadan, Volume Sampah di Tasikmalaya Diprediksi Naik

  • 20 Feb 2026 20:46 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Volume sampah di Kota Tasikmalaya selama Ramadan dan Idulfitri, diprediksi akan meningkat hingga 15 persen. Peningkatan dipicu aktivitas pasar dadakan, ngabuburit, hingga buka bersama di pusat keramaian.

“ Berkaca dari tahun sebelumnya, untuk Ramadan dan libur Lebaran bisa sampai 10–15 persen,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya Feri Arif Maulana, Jumat 20 Februari 2026.

Maka dari itu, DLH menyiapkan strategi antisipasi berupa penyesuaian jadwal pengangkutan dan sistem lembur petugas di sejumlah titik rawan penumpukan sampah. Lokasi tersebut antara lain Pasar Cikurubuk, kawasan Dadaha, Cihideung, serta pusat-pusat keramaian lainnya.

“Nantinya, pelayanan akan disesuaikan dengan peningkatan volume sampah,” katanya.

Untuk armada pengangkut sampah kata dia, saat ini dalam kondisi siap. Meski sebelumnya pengadaan truk dan kontainer tahun lalu lebih bersifat peremajaan, bukan penambahan jumlah armada secara signifikan.

DLH juga terus mendorong kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah. Edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik menjadi fokus utama.

“Sampah organik bisa dimanfaatkan jadi pupuk. Sementara anorganik bisa lewat bank sampah. Semangatnya mengurangi sampah. Termasuk tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

Targetnya adalah mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat di Kota Tasikmalaya.

Sesuai dengan program nasional ASRI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....