Pemkot, Resmikan SPPG Cihaurgeulis Layanan Gizi Terintegrasi Sekolah
- 09 Feb 2026 11:44 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumapul Cihaurgeulis 02 yang terintegrasi langsung dengan lingkungan sekolah di Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Senin 9 Februari 2026. Kehadiran SPPG ini dinilai sebagai model inovatif dalam penyediaan layanan gizi bagi pelajar lintas jenjang pendidikan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan SPPG Cihaurgeulis 02 menjadi percontohan karena konsepnya melekat langsung dengan sekolah penerima manfaat. Sekolah tersebut memiliki sekitar 800 siswa yang berasal dari jenjang SD, SMP, SMA hingga SMK.
“Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan SPPG Cihaurgeulis 02, yang merupakan salah satu model inovatif. SPPG ini melekat langsung dengan sekolah yang akan menerima manfaat,” ujar Farhan usai peresmian di SPPG Sumapul Cihaurgeulis 02 kota Bandung, senin 9 Februari 2026.
| Baca juga: Pemkab Lakukan Evaluasi Operasional SPPG MBG |
Baca Juga: Segera Dapatkan Cabai Murah Segar di Distanhorti Jabar
Menurut Farhan, integrasi antara SPPG dan sekolah memberikan banyak keunggulan, khususnya dalam hal pengawasan kualitas makanan dan efektivitas distribusi. Tanpa adanya jarak antara dapur produksi dan sekolah, proses penyajian hingga evaluasi menu dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
“Keunggulannya, karena tidak ada jarak antara SPPG dan sekolah. Kalau ada kekurangan dalam penyajian atau menu, bisa langsung dikoreksi hari itu juga,” jelasnya.
Ia menambahkan, model SPPG terintegrasi ini akan terus dievaluasi untuk melihat efektivitas dan dampaknya terhadap pemenuhan gizi peserta didik. Apabila hasilnya dinilai optimal, Pemkot Bandung akan mengusulkan konsep tersebut kepada Badan Gizi Nasional (BGN) agar dapat diterapkan di daerah lain.
“Ini menjadi salah satu model baru yang akan kita lihat perkembangannya. Kalau hasilnya baik, akan kita usulkan ke BGN supaya bisa direplikasi di tempat lain,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan RP Hartoyo, Jonni BS Nugroho, menjelaskan bahwa pada tahap awal, layanan SPPG Cihaurgeulis 02 diprioritaskan untuk siswa di lingkungan sekolah tersebut. Namun ke depan, jangkauan penerima manfaat akan diperluas hingga masyarakat sekitar.
“Awalnya program ini memang untuk murid di sini. Tapi ke depan targetnya sampai 3.000 penerima manfaat, sehingga warga sekitar juga bisa menerima layanan dengan standar gizi yang sama,” ucapnya.
Saat ini, dari sekitar 800 siswa yang terdaftar, sebanyak 400 siswa telah terlayani secara penuh. Secara keseluruhan, SPPG Cihaurgeulis 02 memiliki kapasitas maksimal hingga 3.000 penerima manfaat per hari.
“Dalam waktu dekat kapasitas akan terus bertambah. Minggu depan targetnya naik menjadi 1.600 penerima manfaat, dan selanjutnya kita dorong sampai 3.000,” ungkapnya.
Ia menambahkan, per hari ini jumlah penerima manfaat telah bertambah sekitar 1.000 orang, seiring dengan bergabungnya dua sekolah dasar tambahan dalam layanan SPPG Cihaurgeulis 02.
“Per hari ini sudah bertambah 1.000 penerima, termasuk penambahan dua SD,” tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....