Longsor Pasirlangu, Siang Ini Dua Kantong Jenazah Dievakuasi

  • 30 Jan 2026 14:55 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Tim SAR Gabungan pada hari ketujuh pencarian korban longsor Kampung Pasirkuning Desa Pasirlangu Cisarua Kabupaten Bandung Barat kembali berhasil mengevakuasi jenazah. Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana mengungkapkan, pada pukul 12.26 WIB Jumat 30 Januari 2026, tim SAR mengevakuasi satu kantong jenazah di worksite A3.

Kemudian pada pukul 13.45 WIB, kembali dievakuasi satu kantong jenazah di worksite A2. “Hari ketujuh operasi SAR, hingga pukul 13.45 WIB dievakuasi dua kantong jenazah. Operasi pencarian terus dilakukan dengan menurunkan alat berat,”jelas Ade Dian dalam keterangannya yang diterima RRI, Jumat 30 Januari 2026.

Sementara hingga hari keenam Kamis 29 Januari 2026, berdasarkan data dari Basarnas, total kantong jenazah yang dievakuasi berjumlah 55 kantong jenazah. Sementara data dari tim DVI Polda Jawa Barat, pukul 16.00 WIB, Kamis 29 Januari 2026, proses identifikasi telah mencapai 41 jiwa dari total 42 kantong jenazah.

Ade juga menambahkan, serah terima jenazah korban yang teridentifikasi telah diserahkan kepada pihak keluarga. Operasi SAR akan terus dilanjutkan secara bertahap dan terukur, dengan menyesuaikan perkembangan kondisi cuaca dan stabilitas lereng, serta rekomendasi dari tim keselamatan petugas di lapangan.

Ade juga mengatakan, sejak dimulainya operasi SAR, sejak pagi kondisi lapangan di warnai hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, cuaca tidak menentu, visibilitas terbatas, serta meningkatnya kejenuhan tanah yang berdampak pada tingginya potensi longsor susulan. “Berdasarkan asesmen tim keselamatan dan pemantauan lapangan, operasi SAR hari ini dilaksanakan secara selektif dengan pola ON dan OFF, dengan keselamatan personel sebagai prioritas utama,”jelasnya.

Baca Juga: Gempa Bumi Magnitudo 2,7 Guncang Kota Bandung

Kegiatan pencarian dilakukan pada waktu-waktu yang dinilai aman, serta dihentikan sementara apabila terjadi peningkatan curah hujan, perubahan kondisi lereng, maupun indikasi bahaya di area kerja. “Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar proses pencarian korban yang masih dinyatakan dalam pencarian dapat berjalan dengan lancar, aman, dan seluruh personel SAR senantiasa diberikan perlindungan dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini,”tutup Ade.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....