BPBD Subang Gerak Cepat Tangani Korban Banjir Ciasem

  • 25 Jan 2026 18:09 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Penanganan bencana banjir Ciasem, yang terjadi pada Jumat 23 Januari 2026 petang, merendam 5 Desa di Kecamatan Ciasem, dan Blanakan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang, Minggu 25 Januari 2026, langsung melakukan assisment lapangan, dan melihat sejumlah tanggul yang jebol.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Subang Enda mengatakan, penyebab banjir yang melanda Ciasem dan Blanakan tersebut, karena ada tanggul yang jebol di dua aliran sungai, yaitu Sungai Ciasem dan Sungai Ci jengkol. Akibat intensitas curah hujan yang tinggi disertai angin kencang, yang terjadi semua Kamis 22 Januari 2026, hingga Sabtu Januari 2026 kemarin.

"Kami memastikan warga penyintas baniir semuanya selamat, mereka saat ini sudah berada di tempat-tempat pengungsian sementara, dan mereka dipastikan aman, dan mendapatkan pelayanan dari pemerintah daerah, TNI dan juga Polri," ungkap Enda.

Baca juga : Kodim 0605/Subang Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Ciasem

Sementara itu, lanjut dia, penanganan bencana banjir Ciasem dan Blanakan ini, sejak Sabtu 24 Januari 2026 siang kemarin, pihaknya angsung menyalurkan bantuan logistik bagi para penyintas banjir, berupa selimut, pakaian, makanan, dan juga obat-obatan, yang dibutuhkan para penyintas di tenda pengungsian. Termasuk menyalurkan bantuan dari beberapa donatur, kepada warga penyintas.

"Kami bergerak cepat, merespon apa yang dibutuhkan para pentintas di lokasi pengungsian, termasuk bantuan yang disalurkan oleh Kodim 0605/Subang, Polres Subang dan dari berbagai komunitas masyarakat peduli banjir Ciasem," ujar Enda.

Ia menyebut, akibat banjir tesebut, warga mengalami kerugian berupa perabotan rumah tangga, karena terendam air banjir. Kerugian warga tersebut, sampai saat ini, masih dilakukan pendataan, sehingga totalnya kerugian, belum bisa di publikasikan, atau disampaikan ke media massa.

"Untuk kerugian materiil yang dialami warga penyintas, kami masih melakukan pendataan di lapangan," terangnya.

Dia berharap, intensitas curah hujan cepat mereda, sehingga gengangan air banjir bisa secepatnya surut. Sehingga penanganan paska banjir bisa segera dilakukan.

"Semoga saja hujan bisa segera reda, dan banjir pun secepatnya surut, agar penanganan paska benjir bisa segera kami lakukan," pungkas Enda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....