Gerak Cepat Pemkab Bandung Atasi Dampak Kekeringan
- 21 Jul 2026 22:29 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kabupaten Bandung bergerak cepat mengantisipasi dan menangani dampak kekeringan di wilayahnya. Melalui rapat koordinasi dan evaluasi kinerja daerah yang dipimpin Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS) kemarin Senin 20 Juli 2026 di Gedung Moh. Toha, Soreang.
Pemkab Bandung menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh perangkat daerah, BUMD, hingga pemerintah kecamatan dalam merespons kebutuhan air bersih. Dan termasuk potensi krisis pangan masyarakat secara cepat dan tepat.
Dalam rapat tersebut, penanganan kekeringan dan pemenuhan pelayanan dasar menjadi salah satu fokus utama pembahasan. Pemerintah Kabupaten Bandung telah menyiapkan berbagai langkah penanganan darurat, mulai dari optimalisasi pemanfaatan pompa air, perbaikan infrastruktur pipanisasi, hingga penyediaan bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak.
Untuk memastikan penanganan berlangsung cepat dan transparan, KDS menginstruksikan pemanfaatan layanan hotline pengaduan yang terhubung langsung dengan grup koordinasi lintas perangkat daerah. Melalui sistem tersebut, setiap laporan masyarakat terkait gangguan saluran air maupun kebutuhan sarana air bersih dapat segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait dan Perumda Air Minum Tirta Raharja.
"Saya kirimkan langsung ke grup. Nanti kan grup itu bisa memberikan solusi, di mana tempat pipanisasi, di mana tempat yang butuh pompa," ujar KDS.
Selain itu, KDS juga meminta Perumda Air Minum Tirta Raharja untuk aktif menyampaikan perkembangan penanganan di lapangan melalui media digital. Menurutnya, informasi yang disampaikan secara terbuka akan meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus menunjukkan respons cepat pemerintah.
"PDAM silahkan bikin video. Saya bikin video IG, misalkan ada yang putus salurannya, silakan langsung cek oleh Pak Dirut, Pak Dirut sampaikan hasil before-after-nya," tegasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....