Penanganan Banjir, Pemkab Subang Bangun Dapur Umum Lapangan

  • 25 Jan 2026 17:46 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Pemerintah Kabupaten Subang mendirikan dapur umum lapangan di lokasi pengungsian sementara, korban banjir Ciasem. Dapur umum tersebut untuk melayani sekitar 2.600 warga penyintas dan 400 orang petugas.

Ketua Tagana Dinsos Kabupaten Subang Jajang Abdul Muhaimin mengatakan dapur umum lapangan ini, perhari membuat sebanyak 6 ribu nasi bungkus. Jumlah warga penyintas mencapai 2.600 orang, dari 6 desa yang terdampak banjir, dan 400 petugas gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinsos, Dinkes, TNI-Polri, Tagana, dan sejumlah relawan.

Baca juga:Data Sementara, Hari Kedua Ditemukan 14 Jenazah Korban

"Sejak kemarin pagi kami mendirikan dapur umum lapangan ini, dan kami juga langsung melayani 2.600 warga penyintas yang berada di lokasi pengungsian, bencana banjir Ciasem. Kami setiap hari memasak tak kurang dari 6000 nasi bungkus, untuk kami bagikan kepada warga terdampak yang berada do pengungsian, dan juga oara petugas yang menangani banjir," ungkap Jajang Abdul Muhaimin kepada RRI di Subang, Minggu 25 Januari 2026.

Selin dapur umum, dinas Kesehatan Kabupaten Subang juga, mendirikan posko pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian. Selain itu juga termasuk BPBD dan TNI-Polri juga mendirikan posko penanganan bencana banjir Ciasem.

"Pak Bupati ingin penanganan bencana banjir ini, dilakukan secara komprehensif, dan kolaborasi seluruh elemen, sehingga tak ada warga penyintas banjir, yang tidak terlayani secara maksimal, terutama yang berada di tenda pengungsian sementara. Sehingga kami bersama Dinas Kesehatan, BPBD, TNI-Polri dan relawan, bahu membahu melayani warga penyintas," tegasnya.

Tagana menyiapkan personilnya untuk bertugas di dapur umum lapangan, sebanyak 20 orang yang setiap harinya secara bergiliran memasak. Tagana juga di bantu oleh sejumlah relawan bencana, dan TNI -Polri, untuk mendistribusikan nasi bungkus kepada para penyintas di beberapa titik tempat pengungsian.

"Kami bekerja melayani warga penyintas banjir, di bantu oleh sejumlah relawan, dan TNI-Polri, mereka mendistribusikan nasi bungkus ke tempat-tempat pengungsian sementara," pungkas Jajang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....