Hardesnas 2026: Bangun Desa Terdepan untuk Indonesia
- 23 Jan 2026 14:17 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID., Bandung - Bupati Dadang Supriatna mengatakan, pada Hardesnas tahun 2026 ini, pemerintah mengusung tema, "Bangun Desa, Bangun Indonesia-Desa Terdepan untuk Indonesia". Tema ini menegaskan bahwa desa yang maju dan mandiri merupakan kunci utama dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat.
Sejalan dengan semangat tersebut, ia mengatakan bahwa peringan Hardesnas di Kabupaten Bandung dirangkaikan dengan program Bunga Desa (Bupati Ngamumule Desa). Program ini tidak hanya menjadi sarana penyampaian program kerja Bandung Lebih BEDAS tahun 2026, tetapi juga wujud nyata kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat, sekaligus media menyerap aspirasi, masukan, dan keluhan masyarakat, khususnya terkait dengan pelayanan pemerintah desa, kecamatan, hingga pelayanan publik pemerintah daerah.
Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini pada kesempatan rangkaian peringatan Hardesnas dan Bunga Desa yang mengurung tema, "Bedas Membangun Desa, Menjaga Alam, Melayani Rakyat'. Juga dalam agenda itu turut dilaksanakan penanaman pohon sebagai komitmen menjaga kelestarian alam dan lingkungan, gelar UMKM sebagai penguatan ekonomi desa, gembrong liwet sebagai simbol kebersamaan dan gotong royong serta pagelaran seni dan budaya, termasuk wayang golek, sebagai upaya merawat identitas dan warisan budaya Sunda serta bantuan perbaikan rutilahu bagi masyarakat.
Baca juga : Diguyur Hujan, Para Kades Antusias Ikuti Hardesnas 2026
"Melalui momentum ini juga saya luncurkan program "Sapoci Kades" atau Sepasang Pohon Cinta Kepala Desa. Hal itu sebagai gerakan penghijauan yang dimotori oleh para kepala desa bersama istri dengan menanam sepasang pohon baik di lingkungan kantor maupun rumah masing-masing secara serempak," ujarnya, Jumat 23 Januari 2026.
Bupati mengatakan program Sapoci Kades ini untuk menjaga dan merawat hingga bertumbuh dengan baik sebagai bentuk keteladan pemimpin, tanggung jawab dan kesetiaan. "Sapoci kades hendaknya diteruskan ke seluruh perangkat desa juga diikuti dengan Sapoci Camat dan perangkat daerah," harapnya.
Melalui momentum Hardesnas, kata bupati, Sapoci Kades diharapkan menjadi gerakan inspiratif. Yaitu yang menegaskan bahwa mencintai desa berarti menjaga alamnya, hari ini dan untuk masa depan.
Menurutnya, sepasang pohon yang tumbuh akan menjadi saksi waktu, mengingatkan bahwa kepemimpinan yang baik meninggalkan jejak bukan dalam bentuk bangunan semata. "Tetapi dalam kehidupan yang terus tumbuh, lestari, dan memberi harapan," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....