Disdagin Gelar Bazar Murah Serentak di 30 Kecamatan

  • 21 Nov 2025 12:33 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung; Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kota Bandung kembali menghadirkan program Basmut (Bazar Murah Utama) yang tahun ini digelar lebih besar. Kegiatan bazar murah tersebut akan dilaksanakan serentak di 30 kecamatan, digelar selama 12 hari, mulai 24 November hingga 5 Desember 2025.

Kepala Bidang Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian(Disdagin) Kota Bandung, Meiwan Kartiwa, menjelaskan bahwa pelaksanaan Basmut akan dilakukan di tiga lokasi setiap harinya, sehingga seluruh kecamatan dapat terlayani secara bergiliran.

“Rencananya sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Basmut ini kita laksanakan di 30 kecamatan. Satu harinya itu di tiga lokasi. Kita mulai tanggal 24 November dan berakhir 5 Desember,” ujar Meiwan, Jumat (21/11/2025).

Meiwan mengutarakan, detail lokasi di tiap kecamatan akan diumumkan melalui media sosial resmi Disdagin. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat mengetahui jadwal bazar yang paling dekat dengan wilayah tempat tinggalnya.

Baca juga:Cuaca Ekstrem Picu Kenaikan Harga Sayur di Bandung

Program bazar murah ini digelar sebagai langkah Disdagin mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok menjelang Nataru, sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Biasanya menjelang Nataru harga kebutuhan pokok meningkat. Basmut ini untuk membantu warga mendapatkan barang pokok dengan harga lebih terjangkau dan lebih dekat dengan lokasi masyarakat, sekaligus membantu pengendalian inflasi,” katanya.

Berbagai komoditas bahan pokok akan tersedia dalam bazar murah ini, mulai dari:

Beras SPHP dan beras premium, Minyak goreng, Daging sapi dan daging ayam beku, Telur ayam, Komoditas hortikultura (sayur-mayur) dengan harga Rp5.000–Rp10.000, Berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Meiwan memastikan harga komoditas di Basmut akan lebih murah dibanding harga pasar. Selisih harga diperkirakan bervariasi, mulai dari Rp2.000–Rp5.000 per item, tergantung jenis barang.

“Yang penting harganya lebih murah daripada di pasar. Selisihnya beda-beda, ada yang Rp2.000, Rp4.000, sampai Rp5.000. Minggu depan kita lihat detailnya,” jelasnya.

Bazar murah ini digelar melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, di antaranya:

Bulog dan Perum Bulog, Pertamina (termasuk penyediaan LPG), Retail anggota Aprindo seperti Jogja, Lotte Grosir, Lotte Mart, Bormat, Jomat, Pelaku usaha daging seperti STU dan Ananda Food, Horticulture (horti).

Semua Warga Bebas Berbelanja Masyarakat dapat datang ke lokasi manapun tanpa batasan domisili. Tidak ada kewajiban menunjukkan KTP atau dokumen lainnya.

“Tidak ada syarat khusus. Semua warga boleh datang ke Bazar Murah, tidak harus sesuai domisili. Silakan dimanapun, bebas. Mari kita ramai-ramai manfaatkan bazar ini,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....