Gebyar Purwasuka, Fotografi Jadi Perekat Kekerabatan Tiga Kabupaten
- 03 Nov 2025 17:18 WIB
- Bandung
KBRN,Bandung: Komunitas fotografi dan videografi dari tiga kabupaten di Jawa Barat kembali menggelar ajang silaturahmi bertajuk Gebyar Purwasuka, Senin (3/11/2025). Kegiatan ini digagas oleh Dapur Sawarna bersama Fotografi Purwasuka, sebagai ruang temu kreatif bagi para pegiat visual dari Purwakarta, Subang, dan Karawang.
Tak sekadar berkumpul, acara ini juga diisi dengan sesi hunting foto bersama model-model lokal dengan beragam tema, mulai dari Thailand Concept, Kebaya Couple, Casual Vintage, Karakter Anime, hingga Braidel. Nuansa budaya dan gaya kontemporer berpadu dalam bingkai lensa para peserta.
Kasepuhan Fotografi Purwasuka, Usep Sarifudin, menyebut kegiatan ini sebagai agenda rutin yang digelar setiap tahun. Tujuannya sederhana namun bermakna: mempererat tali silaturahmi antaranggota komunitas fotografi dan videografi di wilayah Purwasuka.
"Ini tahun kedua. Kami ingin menjaga semangat kebersamaan dan membangun ekosistem kreatif yang sehat di bidang fotografi dan videografi," ujar pria yang akrab disapa Aqi Usep.
Baca juga:Pemprov Genjot Operasional TPPAS Legok Nangka
Ia berharap, kegiatan semacam ini bisa menjadi pemantik semangat bagi fotografer muda untuk terus berkarya dan mengangkat potensi daerah melalui industri kreatif. "Fotografi bukan sekadar hobi. Ia bagian dari budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif yang harus kita rawat bersama," tambahnya.
Ketua Ikatan Silaturahmi Photo Video Purwakarta (ISPO), Deriansyah, turut mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, fotografi kini telah menjelma menjadi profesi yang menjanjikan, terutama dalam mendukung promosi UMKM, pariwisata, dan konten digital.
“Foto berkualitas sangat dibutuhkan untuk branding produk, promosi destinasi wisata, hingga media sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka wawasan masyarakat bahwa fotografi bisa jadi ladang cuan yang menjanjikan,” ujar Deri.
Ia berharap, Silaturahmi Gebyar Purwasuka bisa menjadi momentum untuk membangun kembali kekeluargaan di antara para pencinta fotografi dan videografi. “Kami ingin komunitas ini terus berkembang, adaptif terhadap teknologi, dan tetap menjunjung nilai kebersamaan,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....