Pemprov Genjot Operasional TPPAS Legok Nangka

  • 03 Nov 2025 17:14 WIB
  •  Bandung

KBRN,Bandung: Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus menggenjot persiapan operasional Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka di Kabupaten Bandung. Fasilitas pengelolaan sampah regional itu ditargetkan memasuki tahap konstruksi pada 2026 mendatang.

Langkah strategis tersebut tercermin dalam rancangan belanja daerah yang dipaparkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk APBD 2026, Jumat (31/10).

Di sektor lingkungan hidup, Pemprov mengalokasikan anggaran Rp 43 miliar untuk pembangunan Pipa Transmisi Air Baku guna mendukung operasional TPPAS Legok Nangka. Selain itu, pengadaan lahan transmisi juga disiapkan dengan nilai Rp 26 miliar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih, menyebutkan bahwa seluruh persiapan infrastruktur akan menjadi tanggung jawab Pemprov. "Setelah operasional, fasilitas akan diserahterimakan kepada Badan Usaha Pelaksana (BUP) TPPAS Legok Nangka," ujarnya, Senin (3/11/2025).

Baca juga:Pemkot Bandung Gelar Retret ASN di Pusdikter Cimareme

Meski secara fisik TPPAS Legok Nangka telah rampung sejak 2017, proses pengelolaan masih menunggu finalisasi kerja sama. Targetnya, proyek ini bisa mencapai tahap financial close pada Desember tahun ini, sebagai syarat dimulainya konstruksi.

TPPAS Legok Nangka dirancang dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), atau dikenal sebagai Public-Private Partnerships (PPP). Dalam proses lelang, konsorsium asal Jepang, Sumitomo, ditetapkan sebagai pemenang dan akan menjadi mitra pengelola.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....