Pemuda dan Komunitas Budaya, Gelar "Ruwatan Ibu Pertiwi"
- 14 Sep 2025 19:01 WIB
- Bandung
KBRN, Subang: Sejumlah organisasi kepemudaan dan komunitas budaya di Kabupaten Subang menggelar kegiatan bertajuk “Merawat NKRI dengan Budaya, Ruwatan Ibu Pertiwi”. Acara ini berlangsung di RSS Command Center Kabupaten Subang, Sabtu (13/9/2025) malam.
Kegiatan diisi dengan berbagai rangkaian seperti sambutan kebangsaan, sambutan budaya, prosesi ruwatan Ibu Pertiwi, hingga refleksi kebangsaan. Acara ini menjadi ruang ekspresi budaya dan nasionalisme generasi muda.
Dalam sambutannya, M. Alvian Rizky Pratama dari Naratif Subang menekankan pentingnya literasi sosial dan budaya bagi keutuhan negara. Ia menyebut, budaya adalah ruang dialog yang menyatukan di tengah perbedaan.
Baca juga:Wawalkot Cimahi Soroti Pengawasan Pemilu: Bawaslu Perlu Diperkuat
“Setelah seminggu lalu kita disuguhkan kecemasan akibat demonstrasi dan pembakaran, kegiatan ini diharapkan menjadi penenang dan pemupuk perdamaian,” ujar Alvian. Ia mengajak generasi muda menjaga ruang budaya agar tetap hidup dalam dinamika zaman.
Sementara itu, Harry Era Gumbira dari Rakeyan Nagara Banceuy menyatakan, ruwatan bukan hanya ritual tradisi, tetapi sarana pendidikan moral dan ekologis. Ia menegaskan pentingnya merawat kesadaran, keutuhan, dan persatuan melalui budaya.
"Pesan saya, merawat kesadaran, keutuhan, kesatuan dan persatuan demi damainya NKRI sangat penting dilakukan oleh elemen bangsa yang majemuk," kata Harry. Budaya menurutnya menjadi jembatan spiritualitas Nusantara.
Budayawan Sunda, Abah Ayi Basajan, memimpin langsung prosesi ruwatan melalui rajah khas Sunda. Ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai luhur sebagai fondasi berdirinya bangsa Indonesia.
“Indonesia berdiri di atas perjuangan leluhur, tugas kita adalah merawatnya dan menjaga kemerdekaan ini,” tegas Abah Ayi. Ia juga mengapresiasi kepedulian mahasiswa Subang terhadap seni dan budaya lokal.
Dalam refleksi kebangsaan, Ustadz Aep Saepudin Ranggajati dari TQN mengajak hadirin memperkuat gotong-royong. Ia berharap NKRI terus menjadi rumah bersama yang aman dan damai.
“Mari kita perkuat semangat persatuan, dan jadikan NKRI sebagai rumah bersama yang nyaman untuk semua,” ucap Ustadz Aep. Ia menilai kebersamaan adalah kekuatan utama bangsa.
Panitia berharap, kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat cinta tanah air di kalangan generasi muda. Budaya diharapkan menjadi sarana memperkuat identitas dan jati diri bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....