Menjelang Idulfitri, Kue Lebaran J&C Cookies Tingkatkan Produksi

  • 06 Mar 2026 15:02 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Kue kering mengalami permintaan yang tinggi dari masyarakat dalam momentum hari raya seperti Idulfitri, berbagai produsen pun meningkatkan jumlah produksinya. Salah satunya, J&C Cookies yang mulai meningkatkan produksi sejak tiga bulan sebelum Ramadan dan siap memenuhi permintaan pasar menjelang Hari Raya Idulfitri.

Business Development Manager J&C Cookies, Farhan Basyir, mengatakan produksi kue kering tahun ini telah dimulai sejak akhir Oktober. Hal itu dilakukan karena jadwal musim perayaan yang berdekatan antara Natal serta Ramadan dan Idulfitri.

“Produksi kita mulai sekitar tiga bulan sebelum Ramadan, tepatnya akhir Oktober. Tahun ini memang agak mepet dengan Natal, jadi sejak awal produksi sudah langsung ditingkatkan,” kata Farhan, Jumat 6 Maret 2026.

Farhan menjelaskan, pada masa puncak produksi, pabrik J&C yang terletak di kawasan Bojongkoneng mampu menghasilkan sekitar 500 hingga 600 lusin kue kering per hari. Saat ini, sebagian besar proses produksi utama telah selesai dan hanya menyisakan produksi kecil untuk memenuhi stok serta kebutuhan sampel.

Menurut Farhan, pihaknya menargetkan peningkatan penjualan sekitar 35 persen pada musim Ramadan dan Lebaran tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Namun ia menilai capaian kenaikan 25 persen pun sudah cukup baik.

“Harapannya tentu bisa naik sampai 35 persen, tapi kalau di angka 25 persen juga sudah bagus,” ujar Farhan.

Dalam proses produksi besar menjelang Ramadan, J&C Cookies juga melibatkan ratusan tenaga kerja, termasuk pekerja musiman. Farhan menyebutkan, pada masa puncak produksi jumlah tenaga kerja di bagian produksi mencapai sekitar 450 orang, sementara saat ini tersisa sekitar 20 pekerja tetap untuk menyelesaikan kebutuhan produksi akhir.

"Ada tenaga musiman selama produksi besar-besaran kemarin, biasanya memang kita ada produksi seperti itu," kata Farhan.

Produk kue kering J&C Cookies sendiri dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia melalui jaringan reseller, distributor, serta agen. Selain itu, penjualan juga dilakukan melalui berbagai platform e-commerce dan marketplace.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....